DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA PEGAWAI DI UPT WAR ROOM DISKOMINFO MAKASSAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Inayah, Syakirah
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-08-20 04:56:48 
Abstract :
Gejala kelelahan mata, juga dikenal sebagai astenopia disebabkan oleh kerja berlebihan yang akan mengakibatkan sistem visual tidak berfungsi dengan baik. Sekelompok gejala yang berhubungan dengan mata dan penglihatan yang dikaitkan dengan penggunaan computer dan perangkat elektronik lainnya dalam jangka waktu lama atau berlebihan dikenal sebagai computer vision syndrome (CVS). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata pada pegawai di UPT War Room Diskominfo Makassar. Pada penelitian ini pegawai di UPT War Room Diskominfo Makassar mengeluhkan kelelahan mata diantaranya 36% mengeluhkan mata panas 54% mengeluhkan mata merah, 63% mengeluhkan nyeri pada mata, 45% mengeluhkan mata kering, dan 45% mengeluhkan sakit kepala. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai dengan jumlah 52 orang, dalam studi cross-sectional menggunakan metode kuantitatif. Analisis pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi- square untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara variabel indipenden dengan variabel dependen. Pada penelitian ini didapatkan bahwa jam kerja dan kelelahan mata ditemukan berkorelasi secara signifikan (p=0,033), seperti halnya usia dan kelelahan mata (p=0,030), jarak penglihatan dan kelelahan mata (p=0,034), kelainan refraksi dan kelelahan mata (p=0,042), serta posisi tubuh dan kelelahan mata (p=0,038). Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masa kerja, umur, jarak pandang, kelainan refraksi, dan posisi tubuh memiliki hubungan dengan kelelahan mata pada Pegawai di UPT War Room Diskominfo Makassar. Diharapkan kepada pegawai UPT War Room Diskominfo Makassar untuk mengatur jam kerja harian yang baik, pemberian jeda istirahat mata secara berkala,melakukan pemeriksaan mata secara berkala, memperhatikan jarak pandang yang ideal, menjaga posisi tubuh tetap ergonomis, dan menggunakan alat bantu penglihatan yang sesuai bagi pegawai yang mengalami kelainan refraksi. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia