Abstract :
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah keluhan yang berkaitan
dengan otot pada rangka tubuh yang sering kali dianggap sebagai penyakit
akibat pekerjaan, yang biasa dialami oleh tenaga kerja di berbagai sektor.
Kerusakan pada persendian, ligament atau tenton disebabkan ketika otot
terus menerus menahan beban statis dalam jangka waktu yang panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada
pekerja buruh angkut di Gudang Bulog Kota Makassar.
Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan metode cross sectional. Cara pengambilan sampel
menggunakan total sampling pada responden yang berjumlah 52.
Hasil penelitian ini memperlihatkan lebih banyak responden yang
memiliki keluhan MSDs dengan tingkat sedang dengan jumlah 28 (53,8%)
responden, keluhan MSDs dengan tingkat tinggi sebanyak 18 (34,6%)
responden sementara yang paling seidkit adalah mereka yang mengalami
keluhan MSDs dengan intensitas rendah, dengan jumlah hanya 6 (11,5%)
responden. Dari hasil uji chi-Square menunjukkan adanya hubungan antara
umur dengan keluhan MSDs (p=0,003), masa kerja (p=0,004), postur kerja
(p=0,003), dan kebiasaan merokok (p=0,041).
Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan bahwa umur, masa kerja,
postur kerja, dan kebiasaan merokok berhubungan terhadap keluhan
Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja buruh angkut di Gudang
Bulog Kota Makassar. Sedangkan pada variabel berat beban tidak
ditemukan adanya hubungan terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders
(MSDs) pada pekerja buruh angkut di Gudang Bulog Kota Makassar.