DETAIL DOCUMENT
Analisis Kelayakan Ekonomi dan Sistem Pemasaran Usahatani Porang (Amorphophallus Muelleri Blame) Di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Muh. Rafiuddin Khaer, Muh. Rafiuddin Khaer
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2025-08-20 04:57:34 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan proses produksi usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai (2) Menganalisis sistem pemasaran usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai (3) Menganalisis pendapatan usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai (4) Menganalisis kelayakan ekonomi usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bonto Tengnga dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan selama bulan Januari-Maret 2025. Pemilihan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling yaitu petani porang yang sudah menjalankan usahatani porang minimal 1 kali musim tanam yaitu salah satu kelompok tani di Desa Bonto Tengnga bernama Kelompok tani Karya Bersatu yang memiliki anggota 26 orang dan salah satu kelompok tani di Desa Pasir Putih bernama Kelompok Tani Pettungeng I yang memiliki anggota 21 orang.Penentuan responden lembaga pemasaran dilakukan secara purposive sampling, dengan kriteria responden adalah pedagang yang secara aktif membeli porang dari petani kemudian menjual porang kepada konsumen industry yaitu pedagang pengecer sebanyak 2 orang berdasarkan informasi dari petani porang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis sistem pemasaran, analisis pendapatan dan analisis kelayakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses produksi pada usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai dimulai dengan persiapan lahan, kemudian kedua persiapan bibit, kemudian ketiga penanaman porang. Kemudian keempat pengendalian hama dan yang kelima panen dan pasca panen (2) Sistem Pemasaran usahatani porang di Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai terdapat satu saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran dua tingkat: Petani → pedagang pengumpul → konsumen industri. Total Biaya Pemasaran yang dikeluarkan sebesar Rp.8.550/Kg, Keuntungan sebesar Rp.2.450/Kg. Hasil Analisis Margin Pemasaran pada saluran pemasaran sebesar Rp.3.000. Adapun hasil Analisis Market Share yaitu sebesar 72,72% masuk dalam kriteria keputusan efisien. Serta Efisiensi Pemasaran usahatani porang pada saluran pemasaran yaitu sebesar 77,72% dengan nilai tersebut mempunyai kriteria keputusan yang tidak efisien (3) Penerimaan rata-rata petani usahatani porang di Desa Bonto Tengnga dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai sebesar Rp.12.752.000 per responden dan Rp.28.544.000 per hektar dengan rata-rata biaya total produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 2.499.138 per responden dan Rp.5.593.309 per hektar. Sedangkan pendapatan bersih atau keuntungan rata-rata dari usahatani porang yang diperoleh petani responden sebesar Rp. 10,072.862 per responden dan Rp.22.950.691 per hektar. Pendapatan tersebut adalah keuntungan bersih yang didapatkan oleh petani porang. (4) Perhitungan kelayakan ekonomi petani porang di Desa Bonto Tengnga dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai memperoleh nilai R/C ratio sebesar 5,10 per responden dan 5.10 per hektar. Berdasarkan hasil tersebut, maka masuk kriteria kelayakan usahatani porang dengan perhitungan R/C ratio > 1 yang berarti usahatani porang layak untuk dikembangkan. Serta nilai BEP produksi umbi porang sebesar 76,43 Kg per responden dan 170,96 Kg per hektar. BEP Harga sebesar Rp.607.245 per responden Rp.1.359.075 per hektar artinya petani porang di Desa Bonto Tengnga dan Desa Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai sudah menjual diatas titik impas dan sudah memproduksi diatas ambang batas impas produksi. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia