Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang
Kambing dan pemberian dosis pupuk Bayfolan terhadap pertumbuhan dan produksi
tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Green House, Universitas
Muslim Indonesia, Kota Makassar, pada bulan November 2024 sampai Januari 2025.
Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan rancangan
acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah Pupuk
Kandang Kambing yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu, 50 g/polybag, 100 g/polybag
dan 150 g/polybag serta faktor kedua adalah Pupuk Bayfolan yang terdiri dari 3
perlakuan yaitu, 2 ml/l air, 4 ml/l air dan 6 ml/l air. Dari kedua faktor tersebut diperoleh
9 kombinasi perlakuan dan tiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga
terdapat 27 satuan unit percobaan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan tentang pupuk kandang kambing dan
pupuk bayfolan maka dapat disimpulkan bahwa. Pemberian pupuk kandang kambing
dengan dosis 50g/polybag pupuk kandang kambing menghasilkan pengaruh yang
terbaik pada panjang polong yaitu 53,10 cm, diameter polong 6,10 mm, sementara pada
dosis 150g/polybag menghasilkan pengaruh yang terbaik pada parameter jumlah daun
terbanyak yaitu 13,57 helai, jumlah polong terbanyak 11,94, bobot polong terberat
yaitu 184,16 g, volume akar 4,69 ml dan produksi terbanyak yaitu 20,46 ton/ha. Serta
pemberian pupuk Bayfolan dengan dosis 4 ml/l memberikan hasil terbaik pada panjang
polong terpanjang sebesar 53,18 cm, diameter polong terlebar sebesar 6,07 cm, volume
akar terberat 4,46 ml sementara pada pemberian bayfolan dengan dosis 6ml/l
memberikan hasil jumlah polong terbanyak sebesar 10,82 g dan tidak terdapat interaksi
antara perlakuan pupuk kandang kambing dan pupuk bayfolan.