Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat erosi dan laju
sedimentasi di DAS Jenelata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, guna
mengevaluasi dampak penggunaan lahan terhadap degradasi lahan dan risiko
sedimentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan model USLE (Universal Soil
Loss Equation) yang mempertimbangkan lima faktor utama: erosivitas hujan (R),
erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), faktor pengelolaan
tanaman (C), dan tindakan konservasi (P). Data diperoleh dari kombinasi survei
lapangan, data sekunder curah hujan dan jenis tanah, serta pengolahan data spasial
menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Nilai sedimentasi dihitung
menggunakan Sediment Delivery Ratio (SDR) dengan pendekatan matematis.
Hasil penelitian ini ditemukan bahwa laju erosi di DAS Jenelata pada
pertanian lahan kering dengan rata-rata 878,89 ton/ha/tahun, diikuti oleh hutan
lahan kering sekunder sebesar 37,77 ton/ha/tahun dan lahan sawah menunjukkan
nilai terendah sebesar 13,84 ton/ha/tahun, sedangkan laju sedimentasi tertinggi
terjadi pada pertanian lahan kering yaitu sebesar 108,82 ton/ha/tahun, sedangkan
hutan lahan kering sekunder hanya 3,50 ton/ha/tahun dan lahan sawah
menyumbang 1,58 ton/ha/tahun