Abstract :
RSUD Labuang Baji telah menerapkan digital marketing melalui
media sosial, website dan sistem informasi rumah sakit sebagai upaya
memperluas jangkauan layanan dan memperkuat hubungan dengan
pasien. Namun, penerapan digital marketing di RSUD Labuang Baji masih
belum optimal dalam membentuk loyalitas pasien umum rawat jalan.
Meskipun strategi digital, media dan pengelolaan data dinilai cukup baik,
hal tersebut belum berhubungan dengan loyalitas. Rendahnya interaksi
digital, keterbatasan perangkat dan platform digital serta kurangnya
efektivitas teknologi pemasaran menjadi kendala utama. Oleh karena itu,
strategi yang dijalankan masih memerlukan pengembangan agar digital
marketing dapat berjalan secara optimal dan mendukung peningkatan
loyalitas pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indikator digital
marketing dengan loyalitas pasien umum yang menjalani rawat jalan di
RSUD Labuang Baji. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara
Purposive Sampling dan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus
Slovin, sehingga diperoleh 111 pasien pasien umum rawat jalan.
Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara
empat variabel digital marketing dengan loyalitas pasien yaitu digital
audiences (p = 0,030 < 0,05), digital devices (p = 0,000 < 0,05), digital
platforms (p = 0,033 < 0,05), dan digital marketing technology (p = 0,004 <
0,05). Sementara itu, tiga variabel lainnya, yaitu digital goals and strategy
(p=0,241 >0,05), digital media (p=0,303 > 0,05) dan digital data (p=0,440 >
0,05) tidak menunjukkan hubungan dengan loyalitas pasien.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan digital
audiences, digital devices, digital platforms dan digital marketing technology
dengan loyalitas pasien umum yang berobat jalan di RSUD Labuang Baji
dan tidak ada hubungan digital goals and strategy, digital media dan digital
data dengan loyalitas pasien umum yang berobat jalan di RSUD Labuang
Baji. RSUD Labuang Baji disarankan untuk menyusun strategi digital
marketing yang lebih baik, memahami karakteristik audiens digital,
mengoptimalkan penggunaan media digital seperti website dan media
xviii
sosial, konten yang disajikan perlu dibuat lebih informatif dan interaktif serta
didukung oleh pengelolaan data yang aman dan mengikuti perkembangan
teknologi