Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Valda Pebrianty MT, Nur Rahma
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2025-10-08 05:14:51
Abstract :
Anak usia sekolah merupakan kelompok masyarakat yang
mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit menular kepada anak, termasuk
penyakit diare yang termasuk kedalam penyakit paling berbahaya dan
mematikan. Salah satu tindakan pencegahan paling sederhana untuk
mencegah penyebaran penyakit diare adalah dengan mencuci tangan
memakai sabun. Upaya yang dapat dilakukan agar anak sekolah dapat
melakukan pencegahan diare secara mandiri yaitu melalui promotif dan
preventif dengan cara memberikan edukasi kesehatan melalui media
edukasi. Adapun media perbandingan yang digunakan yaitu media video dan
juga media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah
terdapat perbedaan pengaruh edukasi antara media video dan juga leaflet
terhadap empat aspek proes kognitif sosial berdasarkan teori Albert Bandura
yaitu attention process, retention process, motoric reproduction process dan
motivational process dalam menerapkan praktik CTPS pada siswa yang
akan berdampak pada upaya pencegahan diare.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan
desain two-group pre-test & post-test. Jumlah sampel yang digunakan pada
masing-masing kelompok berjumlah 18 responden. Sasaran dalam peneltian
ini adalah siswa kelas IV SDN 5 Binamu dan SDN 25 Binamu Kabupaten
Jeneponto. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan
menggunakan perangkat lunak SPSS dengan metode analisis univariat dan
Mann Whitney. Instrument penelitian ini ialah menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan pengaruh dalam tingkat attention process (p value = 0,000 < 0,05),
tingkat retention process (p value = 0,000 < 0,05), tingkat motoric reproduction
process (p value = 0,000 < 0,05) dan tingkat motivation process (p value =
0,001 < 0,05) siswa antara media video dan leaflet.
Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa edukasi menggunakan media
video lebih efektif dalam meningkatkan attention process, retention process,
xvi
motoric reproduction process dan motivation process siswa tentang CTPS
dibandingkan dengan media leaflet. Saran diharapkan dapat meningkatkan
attention process siswa dengan menyediakan media edukasi visual yang
lebih menarik dilingkungan sekolah, retention process siswa dengan
pemutaran video CTPS secara rutin, motoric reproduction process dengan
melakukan praktik mencuci tangan bersama setiap harinya, motivation
process dengan melakukan kampanye interaktif yang melibatkan siswa agar
lebih termotivasi