DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN POLA PENGASUHAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA UMUR 6-59 BULAN DI KELURAHAN MANGASA TAHUN 2025
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Sogalrey, Husnul Khaeriyah
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-10-08 05:16:44 
Abstract :
Stunting adalah permasalahan gizi pada anak-anak balita yang masih belum ditangani dengan baik. Seseorang dianggap mengalami stunting jika skor Z Indeks Tinggi Badan dibandingkan dengan Usia (TB/U)- nya berada di bawah -2SD (simpangan baku). Sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), pada tahun 2030, diharapkan semua tipe malnutrisi dapat diatasi, termasuk penurunan angka stunting dan wasting pada balita, sejalan dengan target global yang ditetapkan hingga tahun 2025. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan prevalensi stunting di seluruh dunia mencapai 22% atau sekitar 149,2 juta balita pada tahun 2020. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Sebanyak 68 balita menjadi subjek dalam penelitian ini, di mana 47 di antaranya teridentifikasi mengalami stunting. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengevaluasi hubungan antara variabel yang ada. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian stunting (p = 0,526) pada balita berusia 6-59 bulan di Kelurahan Mangasa, Kota Makassar. Selain itu, juga tidak ditemukan hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan kejadian stunting (p = 0,676) pada balita dengan rentang usia yang sama di Kelurahan Mangasa, Kota Makassar. Begitu juga, tidak ada hubungan antara dukungan ibu dalam praktik pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting (p = 0,630) pada balita usia 6-59 bulan di Kelurahan Mangasa, Kota Makassar. Studi ini mengungkapkan bahwa antara pola makan, ASI eksklusif, dan dukungan dari ibu dalam layanan kesehatan, tidak terdapat keterkaitan yang berarti berkaitan dengan stunting pada anak-anak berusia 6 sampai 59 bulan di Kelurahan Mangasa. Saran untuk masyarakat tetap memberikan ASI eksklusif dan menjaga pola makan seimbang untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, xviii xviii Tingkatkan dukungan keluarga dalam perawatan anak dan Manfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu dan puskesmas secara rutin. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia