Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Abubakar, Nurfadhilah Amalia
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2025-10-08 05:17:18
Abstract :
Kondisi lingkungan seperti tempat penampungan air, bahan
kontainer, dan faktor iklim berperan penting terhadap keberadaan jentik
Aedes aegypti, yang menjadi indikator potensi penularan DBD. Tingginya
kasus DBD di Kelurahan Antang menunjukkan perlunya analisis hubungan
antara faktor lingkungan dan keberadaan jentik untuk mendukung upaya
pengendalian penyakit.
Jenis penelitian ini merupakan observasional analititik dengan
pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini mencakup
seluruh rumah yang berada di wilayah RW I Kelurahan Antang. Sampel
dalam penelitian ini terdiri atas tempat penampungan air (TPA), baik yang
berada di dalam maupun di luar 100 rumah di RW I Kelurahan Antang Kota
Makassar dengan menggunakan metode single larvae. Untuk menganalisis
hubungan antara variabel independen dan dependen, digunakan uji Chi
Square dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan TPA (p= 0,042),
warna TPA (p= 0,000), keberadaan penutup TPA (p= 0,005), dan kebersihan
TPA (p= 0,000) memiliki hubungan dengan keberadaan jentik Aedes
aegypti di Kelurahan Antang. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan
kepada masyarakat untuk rutin menguras dan membersihkan semua
tempat penampungan air, memakai wadah berbahan dan berwarna yang
kurang menarik bagi nyamuk, serta selalu menutup rapat TPA. Dengan
langkah sederhana ini, perkembangan jentik Aedes aegypti dapat
diminimalkan sehingga risiko penularan DBD di lingkungan tersebut dapat
turun.