Abstract :
Perawat memiliki peran penting dalam pelayanan rumah sakit. Ketidak
seimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance) bisa menurunkan
kinerja perawat. Namun beban kerja yang berat, sistem kerja shift, dan kurangnya waktu
pribadi sering menyebabkan ketidak seimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan
pribadi (Work Life Balance/WLB). Ketidak seimbangan ini berpotensi menurunkan
kualitas kinerja perawat dan pelayanan rumah sakit secara umum. Oleh karena itu,
penting untuk meneliti bagaimana keseimbangan kehidupan kerja memengaruhi kinerja
perawat, khususnya di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Jadwal kerja yang padat, beban
kerja tinggi, dan sistem shift berpotensi mengganggu keseimbangan ini.
Penelitian bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara work life balance (WLB)
yang terdiri dari Keseimbangan waktu, Keseimbangan keterlibatan, Keseimbangan
kepuasan dengan kinerja perawat di RS Ibnu Sina YW-UMI. Jenis penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Jumlah
sampel sebanyak 53 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden yaitu perawat
berusia 30–40 tahun (88,7%) dan mayoritas perempuan (94,3%). Work life balance
cukup baik pada sebagian besar perawat di instalasi Rawat inap rumah sakit ibnu sina
YW-UMI makassar
Dari temuan tersebut disimpulkan bahwa Tingkat keseimbangan kehidupan kerja
(WLB) yang baik berdampak positif terhadap peningkatan kinerja perawat. Ketiga dimensi
WLB (waktu, keterlibatan, kepuasan) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja
perawat di RS Ibnu Sina YW-UMI