Abstract :
Kontaminasi mikroplastik dalam air minum isi ulang menjadi
perhatian penting karena berpotensi berdampak terhadap kesehatan
masyarakat. Air minum isi ulang yang dikonsumsi oleh masyarakat di
Kelurahan Tamangapa menunjukkan potensi kontaminasi mikroplastik
yang dapat berdampak terhadap kesehatan lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko kesehatan lingkungan
akibat mikroplastik polimer polyester dalam air minum isi ulang di Kelurahan
Tamangapa, Kota Makassar. Penelitian bersifat observasional deskriptif
dengan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL).
Populasi manusia adalah masyarakat pengguna air isi ulang, sedangkan
populasi lingkungan mencakup depot air minum isi ulang setempat. Sampel
terdiri dari 30 responden dan 5 titik pengambilan air dari depot berbeda,
dipilih secara purposive.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik teridentifikasi
dalam seluruh sampel air minum isi ulang. Perhitungan ARKL menunjukkan
adanya nilai intake mikroplastik dengan variasi tingkat pajanan. Nilai risk
quotient (RQ) pada sebagian responden ditemukan >1, yang berarti
terdapat risiko kesehatan potensial, sedangkan sisanya memiliki RQ ≤1,
menunjukkan tidak berisiko dalam jangka pendek. Temuan ini
mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap proses produksi,
pengelolaan, dan pengawasan kualitas air isi ulang. Rekomendasi dari
penelitian ini adalah pentingnya monitoring rutin dan penerapan standar
pengolahan air minum oleh DAMIU