DETAIL DOCUMENT
ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) DAN ZINC (Zn) PADA KERANG BAKALANG (MARCIA HIANTINA. L) YANG DIKONSUMSI OLEH MASYARAKAT NELAYAN DI PERAIRAN LANTEBUNG BIRA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
YUSMA, YUSMA
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-11-28 01:58:36 
Abstract :
Desa Lantebung, yang terletak di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, merupakan salah satu daerah pesisir di bagian barat Kota Makassar. Wilayah ini memiliki ekosistem hutan mangrove yang termasuk dalam sumber daya laut tropis dengan produktivitas yang tinggi. Tingginya produktivitas ini dipengaruhi oleh banyaknya bahan organik yang terdekomposisi, sehingga menjadikan mangrove sebagai bagian penting dalam mata rantai makanan yang mendukung kehidupan berbagai organisme perairan. Keberadaan bahan organik yang melimpah juga menjadikan area ini sebagai penyedia nutrisi dan tempat tinggal utama bagi berbagai jenis fauna, seperti kerang, ikan, dan krustasea. Penelitian ini menerapkan pendekatan observasional dengan desain Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) untuk mengevaluasi tingkat risiko kesehatan pada masyarakat nelayan akibat paparan logam berat Tembaga (Cu) dan Zinc (Zn) yang terdapat dalam kerang bakalang dari Perairan Lantebung Bira, Kota Makassar. Populasi penelitian mencakup seluruh nelayan yang mengonsumsi kerang bakalang di kawasan tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yang dipilih melalui teknik quota sampling berdasarkan kriteria tertentu. Adapun pengambilan sampel kerang bakalang dilakukan di enam titik lokasi berbeda menggunakan metode selected sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden sebanyaak 30 orang memiliki nilai RQ < 1 untuk paparan tembaga (Cu), yang mengindikasikan bahwa mereka tidak berisiko mangalami gangguan kesehatan akibat paparan logam tersebut dalam kurun waktu 30 tahun ke depan. Demikian pula untuk paparan zinc (Zn), hasil perhitungan menunjukkan bahwa seluruh responden juga memiliki nilai RQ < 1, sehingga tidak berisiko terhadap dampak kesehatan dari paparan logam zinc dalam jangka waktu yang sama. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia