Abstract :
Unsafe Action adalah kelalaian (human failure) dalam mematuhi
standar dan prosedur kerja yang benar, yang dapat mengakibatkan
kecelakaan kerja. Sementara itu, Unsafe Condition merujuk pada situasi di
lingkungan kerja yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pekerja
proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Unsafe
Action dan Unsafe Condition dengan kejadian kecelakaan kerja pada
pekerja pembangkit listrik di PT PLN IP UBP Tello Makassar pada tahun
2025.
Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui desain
observasional dan metode cross-sectional study. Teknik pengambilan
sampel yang diterapkan yatu sampling jenuh, dengan kategori non-
probabilitas. Dalam penelitian ini, populasi yang dianalisis terdiri dari 66
responden, yaitu semua pekerja pembangkit. Analisis data diterapkan
melalui uji Chi-square serta analisis dengan SPSS. Skor p-value yang
didapatkan dengan signifikansi (a = 0,05); jika p < α, maka terdapat
hubungan yang signifikan dari kedua variabel. Data dikumpulkan melalui
instrumen penelitian berbentuk kuesioner.
Berdasarkan hasil analisis data yang diterapkan melalui uji Chi-square
menjelaskan tidak ada keterkaitan signifikan dari unsafe condition terhadap
kecelakaan kerja (p = 0,762), Sementara itu, ditemukan terdapat hubungan
signifikan dari unsafe action terhadap kecelakaan kerja (p = 0,000).
Penelitian ini dilakukan di PT. PLN Indonesia Power UBP Tello
Makassar. Disarankan agar para pekerja yang pernah melakukan unsafe
action harus mendapatkan pelatihan K3 dan mengetahui SOP perusahaan
untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.