Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Marzuki, Aqilah Zalsabilla
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2025-11-28 01:58:52
Abstract :
Minat remaja putri pada penampilan fisik mendorong
peningkatan pembelian skincare, dengan merek lokal bersaing
ketat melalui iklan media sosial dan citra merek yang kuat.
Namun, bagi muslim, penting memilih produk halal dan berizin
BPOM karena kasus produk berbahaya bermerkuri yang
beredar, meski berizin BPOM, menunjukkan bahwa izin edar
saja tidak menjamin keamanan. Kurangnya kesadaran remaja
akan hal ini, terutama pada bahan kandungan produk,
menyoroti kebutuhan penelitian mengenai hubungan antara
label halal, Label BPOM, bahan, merek, iklan media sosial, efek
penggunaan skincare terhadap keputusan pembelian skincare.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
label halal, Label BPOM, citra merek, keamanan bahan, iklan
media sosial dan efek samping penggunaan skincare dengan
keputusan pembelian di SMAN 1 Bantaeng.
Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan
desain penelitian cross sectional. Sasaran dalam penelitian ini
yaitu kelas X,XI dan XII dengan jumlah sampel yang digunakan
yaitu 40 siswi membeli dan 40 siswi tidak membeli, analisis data
yang digunakan adalah analisis univariat, dan analisis bivariat
dengan uji chi square. Instrumen penelitian ini adalah
menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian pada siswi membeli diperoleh
menunjukkan bahwa tidak ada hubungan label halal (p value =
0,736 > 0,05), Label BPOM (p value = -), dan keamanan bahan
(p value = 0,850 > 0,05), sedangkan ada hubungan citra merek
xvi
(p value = 0,021 < 0,05), iklan media sosial (p value = 0,008 <
0,05), efek samping penggunaan skincare (p value = 0.005 <
0.05), terhadap keputusan pembelian pada remaja putri di
SMAN 1 Bantaeng. Pada siswi tidak membeli diperoleh tidak
ada hubungan citra merek (p value = 1.000 > 0,05) sedangkan
ada hubungan iklan media sosial (p value = 0.002 < 0,05)
terhadap keputusan pembelian pada remaja putri di SMAN 1
Bantaeng.
Diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti
faktor lain tentang skincare yang mempengaruhi kesehatan
khususnya kulit.