DETAIL DOCUMENT
ANALISIS RESIDU PESTISIDA SAYURAN DI DESA BONTO LOJONG KECAMATAN ULUERE KABUPATEN BANTAENG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
FADILLAH 14120210095, NURUL
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2025-11-28 01:58:57 
Abstract :
Pestisida merupakan bahan yang digunakan secara luas pada berbagai sektor, terutama pertanian/perkebunan, dan perikanan, Penggunaan pestisida pada sektor kehutanan, pangan. Sektorpertanian bertujuan untuk menghilangkan tanaman pengganggu, jamur, serangga, binatang pengerat, dan organisme lainnya sehingga berdampak pada naiknya produksi pertanian. Secara global, WHO memperkirakan keracunan pestisida menyebabkan 300.000 kematian per tahun dan kebanyakan terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Tujuan penelitian ini agar bisa melihat paparan pestisida pada petani sayur di Desa Bonto Lojong Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Desa Bonto Lojong Kec. Uluere Kab.Bantaeng sebanyak 136 orang sehingga sampel yang digunakan sebanyak 42 orang petani dengan menggunakan purposive sampling. Hasilnya didapatkan sesuai dengan data yang diperoleh melalui kuesioner lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan lama paparan petani lama sebanyak 40 responden dengan persentase 95,2%, dan lama paparan petani baru sebanyak 2 responden dengan persentase 4,8%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan durasi penyemprotan petani tidak baik sebanyak 41 responden dengan persentase 97,6%, dan baik sebanyak 1 responden dengan persentase 2,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan waktu penyemprotan petani baik sebanyak 42 responden dengan persentase 100,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan alat pelindung diri petani cukup sebanyak 28 responden dengan persentase 66,7%, dan tidak cukup sebanyak 14 responden dengan persentase 33,3%. Saran yang harus diterapkan oleh instansi terkait yaitu edukasi berkelanjutan dan pendampingan teknis kepada petani sangat diperlukan untuk memastikan penyemprotan dilakukan secara aman dan sesuai standar, Peran penyuluh dan lembaga pengawas sangat penting untuk memastikan petani menerapkan praktik yang aman dan ramah Kesehatan, edukasi kepada petani mengenai pentingnya waktu semprot yang tepat perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari praktik pertanian yang baik, xvii edukasi dan intervensi dari penyuluh pertanian atau dinas terkait untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD secara menyeluruh dan konsisten. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia