DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN KOMPRES ALOEVERA TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA PASIEN KEJANG DEMAM DI RUANG IGD RS TK II PELAMONIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
YUSRAN, RAHMAT
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2025-11-28 02:01:36 
Abstract :
Latar belakang: Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada anak usia 6 bulan - 5 tahun akibat peningkatan suhu tubuh diatas 38°C selama lebih dari 15 menit. Di seluruh dunia, lebih dari 21,65 juta anak menderita kejang demam dan 216 ribu anak meninggal akibat kejang demam. Pada tahun 2018, angka kejadian kejang demam di indonesia mencapai 22,2% kasus. Kejang demam yang terjadi lebih dari 15 menit tanpa pengobatan awal yang cepat dan tepat dapat terjadi apnea (henti napas) yang menyebabkan hipoksia (penurunan jumlah oksigen dalam jaringan) dan peningkatan kapiler. Anak yang sering mengalami kejang akan meningkatkan kerusakan pada sel-sel otak sehingga berisiko mengalami keterlambatan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kelumpuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran penerapan kompres aloevera terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien kejang demam diruang IGD RS TK II Pelamonia dengan metode studi kasus. Hasil: pada kasus kejang demam pada An.F diagnosa yang muncul adalah hipertermia berhubungan dengan proses penyakit, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi dan risiko aspirasi ditandai dengan peningkatan tekana intragastrik. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 1x30 menit didapatkan termoregulasi membaik, tingkat pengetahuan meningkat dan tingkat aspirasi menurun. Kesimpulan: setelah diberikan kompres aloevera sesuai dengan asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi, kondisi pasien membaik. Background:Febrile seizures are convulsions that occur in children aged 6 months to 5 years due to a rise in body temperature above 38°C lasting more than 15 minutes. Globally, more than 21.65 million children experience febrile seizures, and approximately 216,000 deaths are attributed to this condition. In Indonesia, the incidence of febrile seizures reached 22.2% of pediatric cases in 2018. Febrile seizures lasting more than 15 minutes without prompt and appropriate initial treatment may lead to apnea (cessation of breathing), causing hypoxia (decreased oxygen supply to tissues) and increased capillary permeability. Frequent seizures in children can result in brain cell damage, increasing the risk of developmental delays, mental retardation, and paralysis.This study aims to describe the application of aloe vera compresses in reducing body temperature in febrile seizure patients at the Emergency Department of RS TK II Pelamonia using a case study method. Results: In the case of febrile seizures in patient An.F, the nursing diagnoses identified included hyperthermia related to the disease process, knowledge deficit related to lack of information exposure, and risk of aspiration indicated by increased intragastric pressure. After 30 minutes of nursing care, improvements were observed in thermoregulation, knowledge levels, and reduced risk of aspirationConclusion: The administration of aloe vera compresses, integrated into the nursing care process—including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation—resulted in an overall improvement in the patient's condition. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia