DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN MANAJEMEN HIPERTERMI TERHADAP TERMOREGULASI PADA ANAK KEJANG DEMAM DI RUANG IGD RSOJ PERTAMINA MAKASSAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
SYAMSUDDIN, SYAMSUDDIN
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2025-11-28 02:03:58 
Abstract :
Latar belakang: Kejang demam terjadi pada anak usia 6 bulan - 5 tahun akibat peningkatan suhu tubuh. Kejang demam dikategorikan sebagai kejang demam sederhana, yang terdiri dari satu kejang, hanya berlangsung <15 menit, atau kejang demam kompleks, yang ditandai dengan beberapa kejang yang terjadi dalam waktu 24 jam, fitur neurologis fokal, atau kejang yang berlangsung ≥15 menit. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk menerapkan tentang manajemen Hipertermia terhadap perbaikan termoregulasi untuk anak dengan kejang demam di ruang IGD. Metode yang digunakan yaitu kompress hangat. Hasil : Setelah dilakukan implementasi selama 1x30 menit didapatkan termoregulasi membaik. Kesimpulan: Ada pengaruh penerapan manajemen hipertermi terhadap termoregulasi pada anak dengan kejang demam. Background: Febrile seizures occur in children aged 6 months - 5 years due to increased body temperature. Febrile seizures are categorized as simple febrile seizures, consisting of one seizure, lasting only <15 minutes, or complex febrile seizures, characterized by several seizures occurring within 24 hours, focal neurological features, or seizures lasting ≥15 minutes. The purpose : of this paper is to apply Hyperthermia management to improve thermoregulation for children with febrile seizures in the ER. The method : used is warm compresses. Results: After implementation for 1x30 minutes, thermoregulation improved. Conclusion: There is an effect of implementing hyperthermia management on thermoregulation in children with febrile seizures. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia