Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
WINDATRIROSSAL, WINDATRIROSSAL
Subject
RT Nursing
Datestamp
2025-11-28 02:04:46
Abstract :
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi faktor
risiko utama penyakit kardiovaskular seperti stroke dan gagal jantung. Terapi non-
farmakologis menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk
menurunkan tekanan darah, salah satunya adalah terapi relaksasi genggam jari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas terapi genggam jari
dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian yang
digunakan adalah studi kasus deskriptif pada seorang pasien Pria usia 71 tahun di
wilayah kerja Puskesmas Karuwisi, Kota Makassar. Intervensi dilakukan selama
tiga hari berturut-turut dengan durasi kurang lebih 30 menit per sesi. Hasil
menunjukkan penurunan tekanan darah dari 166/80 mmHg menjadi 148/90
mmHg. pasien juga melaporkan perasaan lebih tenang dan tidur lebih nyenyak.
Terapi genggam jari terbukti memberikan efek relaksasi yang mendukung
penurunan tekanan darah, sehingga dapat dijadikan intervensi komplementer
dalam praktik keperawatan.
Hypertension is a global health problem that is a major risk factor for
cardiovascular diseases such as stroke and heart failure. Non-pharmacological
therapy is one of the approaches widely used to lower blood pressure, one of
which is finger-handle relaxation therapy. This study aims to explore the
effectiveness of finger-handle therapy in lowering blood pressure in hypertensive
patients. The research method used is a descriptive case study on a 71-year-old
male patient in the work area of Karuwisi Public Health Center, Makassar City.
The intervention was conducted for three consecutive days with a duration of
approximately 30 minutes per session. The results showed a decrease in blood
pressure from 166/80 mmHg to 148/90 mmHg. Patients also reported feeling
calmer and sleeping better. Finger grip therapy has been shown to provide a
relaxation effect that supports blood pressure reduction, so it can be used as a
complementary intervention in nursing practice.