Abstract :
Latar belakang : Luka kaki diabetik adalah salah satu komplikasi
tersering pada pasien diabetes mellitus yang tidak terkontrol dengan baik.
Biasanya akibat kontrol glikemik yang buruk, neuropati yang mendasari,
penyakit pembuluh darah perifer, atau perawatan kaki yang buruk.
Pengobatan luka kaki diabetik saat ini mengalami cukup perkembangan di
Indonesia penggunaan metode modern dressing mulai banyak digunakan,
salah satunya menggunakan bahan perawatan luka modern seperti foam
dressing.
Tujuan : Untuk mengetahui perawatan luka kaki dengan foam dressing
pada luka kaki diabetik dengan masalah gangguan integritas jaringan
pada Tn. W di Klinik Griya Afiat Makassar.
Metode : Studi kasus yang menjelajahi suatu masalah atau temuan yang
terperinci. Studi kasus ini dilakukan pada 1 klien yaitu Tn. W dengan
masalah Keperawatan yaitu gangguan integritas jaringan. Intervensi yang
diberikan berupa perawatan luka dengan foam dressing.
Hasil Asuhan Keperawatan : Setelah dilakuan tindakan implementasi
perawatan luka pada klien sebanyak 2 kali dalam seminggu,
ditemukannya belum ada perubahan. Dimana dapat dilihat dari,
penampilan luka pada kunjungan pertama dan kunjungan kedua masih
sama, granulasi: 60%, dan slough: 40%,
Kesimpulan : Berdasarkan perawatan luka kaki dengan foam dressing
yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan
foam dressing tidak efektif untuk penyembuhan luka kaki diabetik.
Saran : Penulis berharap dengan adanya penulisan ini dapat menjadi
sebuah tambahan informasi guna mengembangkan pennulisan yang lebih
lanjut dalam melakukan sebuah perawatan luka dengan metode moden dressing.
Background : Diabetic foot ulcers are one of the most common
complications in patients with poorly controlled diabetes mellitus. Usually
due to poor glycemic control, underlying neuropathy, peripheral vascular
disease, or poor foot care. Treatment of diabetic foot ulcers is currently
experiencing quite a lot of development in Indonesia, the use of modern
dressing methods is starting to be widely used, one of which is using
modern wound care materials such as foam dressing.
Objective : To determine the treatment of foot wounds with foam dressing
on diabetic foot wounds with tissue integrity disorders in Mr. W at the Griya
Afiat Clinic, Makassar.
Method : Case study that explores a problem or detailed findings. This
case study was conducted on 1 client, Mr. W, with a nursing problem of
impaired tissue integrity. The intervention given was wound care with foam
dressing.
Nursing Care Results : After implementing wound care on the client twice
a week, it was found that there was no change. Where it can be seen
from, the appearance of the wound on the first visit and the second visit is
still the same, granulation: 60%, and slough: 40%,
Conclusion : Based on the treatment of foot wounds with foam dressings
that have been carried out, it can be concluded that the use of foam
dressings is not effective for healing diabetic foot wounds.
Suggestion : The author hopes that this research can provide additional
information to develop further research in carrying out wound care using
the modern dressing method.