Abstract :
Hipertensi merupakan salah satu penyakit silent kiler yang sering terjadi. Hipertensi
yang tidak terkontrol menyebabkan komplikasi makrovasekuler seperti kerusakan
pada otak, sistem cardiovaskuler dan gagal ginjal, sedangkan secara miroskopis
dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah retina yang mengakibatkan
gangguan penglihatan (Taufik Nurrahman, 2022). Hipertensi merupakan keadaan
dimana seseorang memiliki tekana darah sistolik >140 mmHg dan atau tekanan
darah diastolik > 90 mmHg pada pemeriksaan berulang (Haryanti et al., 2024).
Tujuan penelitian memberikan terapi Rendam Air Hangat Jahe dalam menurunkan
nyeri kepala dan tekanan darah pada Ny. L di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini
Sawah Kota Makassar. Intervensi ini menggunakan jahe yang telah direbus
menggunakan air hangat dan rendam kedua kaki selama 10-15 menit. Hasil
penelitian pada hari pertama sebelum dilakukan terapi TD : 180/100 mmHg dan
skala nyeri 4 setelah diberikan terapi TD : 170/90 mmHg dan skala nyeri 3. Pada
hari kedua sebelum dilakukan terapi TD : 171/94 mmHg dan skala nyeri 3 setelah
diberikan terapi TD : 166/96 mmHg dan skala nyeri 2. Pada hari ketiga sebelum
dilakukan terapi TD : 166/93 mmHg dan skala nyeri 2 setelah diberikan terapi TD
: 157/89 mmHg dan skala nyeri 1. Setelah dilakukan pemberian terapi rendam air
hangat jahe selama 3 hari, terdapat penurunan tekanan darah dan keluhan nyeri
kepala pada Ny. L berkurang. Oleh karena itu, pemberian terapi ini menjadi salah
satu pengobatan teknik nor farmakologis yang dapat diberikan kepada penderita
hipertensi.