Abstract :
Tuberculosis paru merupakan penyakit menular menahun yang
disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, Mycobacterium africanum,
Mycobacterium bovis yang merupakan salah satu penyakit saluran
pernafasan bagian bawah yang sebagian besar bakteri masuk kedalam
jaringan paru melalui airbone infection dan selanjutnya mengalami proses
yang dikenal sebagai fokus primer dari ghon. Penatalaksanaan non
farmakologi yang dapat diterapkan pada pasien teknik pernapasan pursed lips
dilakukan selama 8 kali dalam 10 menit. Tujuannya untuk memperoleh
gambaran tentang penerapan teknik pernapasan pursed lips terhadap
penurunan sesak dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien tuberkulosis
paru. Hasil dari penerapan ini yaitu teknik pernapasan pursed lips ini dapat
menurunkan sesak napas dengan hasil pengkajian frekuensi napas 28x/menit
dan SpO2 92% , setelah dilakukan penerapan teknik pernapasan pursed lips
ini frekuensi napas 26x/menit dengan SpO2 96% hal tersebut menunjukan
terapi pernapasan pursed lips efektif dalam menurunkan sesak napas dan
efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen. Kesimpulan bahwa ada pengaruh
pemberian teknik pernapasan pursed lips dalam menurunkan sesak napas dan
meningkatkan saturasi oksigen pada pasien TB paru. Diharapkan dapat
menjadi sumber informasi untuk meningkatkan pelayanan keperawatan
khususnya pada pasien tuberculosis Paru.