Abstract :
Latar Belakang : Sebagian besar ibu yang menjalani persalinan melalui
operasi caesar biasanya dapat keluar dari rumah sakit dalam waktu tiga
hingga lima hari pascaoperasi. Namun, proses pemulihan total memerlukan
perawatan mandiri yang teratur di rumah serta pemantauan berkala oleh
dokter kandungan selama kurang lebih satu bulan. Apabila luka tidak
dirawat secara optimal, dapat terjadi gangguan pada penyembuhan luka
operasi. Berbagai metode perawatan luka telah banyak dibahas, salah
satunya adalah penggunaan iodosorb powder.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perubahan
dalam penerapan iodosorb powder pada perawatan luka pasien post-sectio
caesarea di Klinik Griya Afiat Gowa kota Makassar.
Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif case report
yang dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan, instrumen yang digunakan
dalam menilai luka post SC yaitu dengan metode TIME (Tissue
Managementm Inflamation Control Moisture Blance Epitheal Edge).
Hasil : Setelah tindakan perawatan luka pada hari pertama, didapatkan
masih terdapat luka biofilm pada luka dengan hasil Granulasi (80%), Epitel
(20%), dengan panjang luka 2,9, lebar 0,4 kedalaman 0,3, nyeri berkurang.
Evaluasi setelah tindakan di hari kedua dengan hasil masih tampak adanya
perkembang biakan biofilm pada bagian dalam luka namun sudah
berkurang dengan hasil, Granulasi (60%), Epitel (40%) panjang luka 2,5,
lebar 0,2 kedalaman 0,2 dan sudah tidak ada nyeri.
Kesimpulan : Dengan ini bisa penulis simpulkan bahwa ada pengaruh
yang baik terhadap penggunaan Iodosorb powder pada perawatan luka
Post Section Caesarae yang ditandai dengan penurunan ukuran luka dan
penurunan granulasi sebanyak 20% pada luka.
Background: Most mothers who undergo cesarean delivery can usually be
discharged from the hospital within three to five days after surgery.
However, full recovery requires regular self-care at home and regular
monitoring by an obstetrician for approximately one month. If the wound is
not cared for optimally, it can interfere with surgical wound healing. Various
wound care methods have been widely discussed, one of which is the use
of iodosorb powder.
Purpose: This study aimed to determine changes in the application of
iodosorb powder in wound care for post-cesarean section patients at the
Griya Afiat Clinic in Gowa, Makassar.
Method: This study used a descriptive case report design, conducted in
three sessions. The instrument used to assess post-cesarean section
wounds was the TIME (Tissue Management, Inflammation Control,
Moisture, and Blance Epithelial Edge) method.
Results: After wound care on the first day, there were still biofilm wounds
on the wound with Granulation results (80%), Epithelium (20%), while the
pain had decreased, Evaluation after the procedure on the second day with
the results that there was still visible biofilm proliferation on the inside of the
wound but it had decreased with the results, Granulation (60%), Epithelium
(40%) and pain was gone.