Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan suatu penyakit yang terjadi
pada seseorang yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah secara
tetap. Gejala yang paling sering menyertai hipertensi adalah nyeri kepala
serta kelelahan. Secara umum penatalaksanaan nyeri kepala terdiri atas 2
kategori yakni secara farmakologis serta non-farmakologis. Salah satu
cara sederhana dalam rangka menurunkan nyeri kepala yakni dengan
massage punggung. Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) bertujuan untuk
menganalisis intervensi massage punggung terhadap penurunan nyeri
kepala pada pasien hipertensi. Metode : Karya ilmiah ini bertujuan untuk
menggunakan metode observasi NRS (numeric rating scale) serta
pendekatan dekskriptif menggunakan SOP Hasil : Hasil menunjukkan
adanya perubahan dalam penurunan nyeri kepala pada pasien hipertensi
dan memberikan informasi serta pendidikan kesehatan mengenai
pemberian massage punggung. Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan
bahwa massage punggung dapat menurunkan nyeri kepala terhadap
pasien hipertensi.
Background: Hypertension is a medical condition characterized by a
persistent increase in blood pressure. The most common symptoms
associated with hypertension are headaches and fatigue. In general,
headache management is divided into two categories: pharmacological
and non-pharmacological approaches. One simple non-pharmacological
method to reduce headaches is back massage. This Final Scientific Paper
(KIAN) aims to analyze the effect of back massage intervention on
reducing headache in hypertensive patients. Methods: This study
employed a descriptive approach using the Numeric Rating Scale (NRS)
for pain observation and followed the Standard Operating Procedure
(SOP) for back massage. Results: The findings showed a reduction in
headache intensity in hypertensive patients after the back massage
intervention. Additionally, the intervention provided health education
regarding the application and benefits of back massage. Conclusion: It
can be concluded that back massage is effective in reducing headache in
patients with hypertension.