Abstract :
Hernia merupakan bagian usus yang keluar dari rongga perut,
membentuk tonjolan yang terlihat dan teraba dari luar ,Orang yang menderita
hernia ditemukan 25 kali lebih sering pada pria dibandingkan dengan
wanita.hipotermia atau penurunan suhu merupakan salah satu masalah yang
kerap terjadi pada pasien yang telah dilakukan pembedahan/operasi Hipotermia
perioperatif didefinisikan sebagai penurunan suhu inti Prevalensi hipotermia
perioperatif yang dilaporkan berkisar dari 50% hingga 90% dari semua pasien
bedah dan hal itu terjadi ketika kemampuan tubuh untuk mempertahankan suhu
normal berkurang, Penanganan non farmakologis untuk menjaga agar tubuh tidak
mengalami hipotermia dilakukan dengan metode penghangatan diantaranya
dengan cara pemakaian blanket warmer
Tujuan :Untuk mengetahui Penerapan terapi blanket warmer terhadap hipotermia
pada pasien post op Herniotomy di Recovery room RSUP dr tajuddin chalid
Metode : Studi kasus yang menjelajahi suatu masalah atau temuan yang
terperinci. Studi ini dilakukan pada klien yaitu Tn.A dengan masalah Keperawatan
yaitu hipotermia
Hasil Asuhan Keperawatan : Setelah diberikan asuhan keperawatan dengan
intervensi manajemen hipotermia yaitu pemberian terapi blanket warmer selama
30 pada klien dengan assessment teratasi dikarenakan adanya peningkatan suhu
tubuh dari 35.0℃ menjadi 36.1℃
Kesimpulan : Didapatkan terapi blanket warmer efektif untuk meningkatkan suhu
tubuh pasien yang mengalami hipotermia