Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
PRATIWI JAFAR 14420241046, ALFIRA
Subject
RT Nursing
Datestamp
2026-01-04 23:54:43
Abstract :
Dalam pelaksanaan olahraga sering kali terjadi cedera serta masih
banyak masyarakat yang belum melakukan kegiatan olahraga dengan benar. Cedera
yang berkaitan dengan olahraga adalah keadaan yang muncul karena gerakan yang
berlebihan atau kecelakaan, yang mengakibatkan rasa sakit, panas, kemerahan,
pembengkakan, serta gangguan fungsi pada otot, tendon,, sendi, dan tulang. Cidera
yang paling sering terjadi adalah cidera akibat penggunaan berlebihan, yaitu kondisi
yang terjadi karena melakukan aktivitas yang sama berulang kali, sehingga
menyebabkan penumpukan asam laktat dan timbulnya rasa sakit.
Tujuan: Untuk memperoleh gambaran tentang penerapan terapi Bekam Api Pada
Pasien Nyeri Lutut di Klinik Zein Holistik Therapy di Kota Makassar
Metode: Studi kasus pada pasien nyeri lutut akibat cedera dengan Intervensi bekam
api. Dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian,
diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Al-Dzohril Qassim
berdasarkan sunnah. Instrumen pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating
Scale.
Hasil : Setelah di berikan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri
yaitu pemberian Bekam Api selama 1 x 30 menit pada klien dengan assessment
teratasi dikarenakan nyeri berkurang. adanya penurunan skala nyeri dari pre bekam
api skala 5 (sedang) post bekam api skala 3 (ringan) sehingga dapat disimpulkan
bahwa terapi bekam api efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien
Kesimpulan: Berdasarkan terapi bekam Api yang telah diberikan kepada klien
untuk menurunkan skala nyeri yang diakibatkan oleh spasme otot mampu
mengatasi masalah keperawatan tersebut. Hal ini dikarenakan bekam api dapat
menghasilkan uap panas yang dapat merileksasikan otot dan menurunkan nyeri
yang terjadi pada otot.
Injuries often occur during sports, and many people still do not
perform sports activities correctly. Sports-related injuries are conditions that arise
from excessive movement or accidents, resulting in pain, heat, redness, swelling,
and impaired function in muscles, tendons, joints, and bones. The most common
injuries are overuse injuries, which occur due to repeated repetition of the same
activity, leading to a buildup of lactic acid and pain.
Objective: To obtain an overview of the application of Fire Cupping therapy to
patients with knee pain at the Zein Holistic Therapy Clinic in Makassar City.
Methods: A case study of a patient with knee pain due to injury using fire cupping
intervention. A holistic nursing approach was used, including assessment,
diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The Al-Dzohril Qassim
cupping point is based on the Sunnah. The pain measurement instrument used was
the Numeric Rating Scale.
Results: After providing nursing care with pain management intervention, namely
Fire Cupping for 1 x 30 minutes, the client was assessed as resolved due to reduced
pain. A decrease in pain scale from pre-fire cupping on a scale of 5 (moderate) to
post-fire cupping on a scale of 3 (mild) suggests that fire cupping therapy is
effective in reducing pain in patients.
Recommendation: Implementing fire cupping as a nursing intervention can help
reduce acute pain in patients with knee pain.
Conclusion: Based on the fire cupping therapy administered to the client to reduce
pain caused by muscle spasms, it was able to address the nursing problem. This is
because fire cupping produces hot steam that can relax muscles and reduce pain.