Abstract :
Asam urat menjadi masalah kesehatan yang memberikan dampak gangguan
metabolisme pada penderita yang menyebabkan gejala nyeri tidak tertahan,
pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Asam urat bila tidak segera ditangani
akan menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Salah satu tehnik pengobatan
secara herbal dan alami yaitu dengan pemberian air rebusan daun salam. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun salam
dapat menurunkan kadar asam urat di wilayah kerja Puskesmas Bajeng.
Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
rancangan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan One-
group pre-post test design. Tekhnik pengambilan sampel adalah non probability
sampling dengan cara purposive sampling yaitu, sampel diambil dari populasi
penderita Asam Urat di wilayah kerja Puskesmas Bajeng yang memenuhi kriteria
sebanyak 37 responden. Sedangkan analisis yang digunakan adalah uji disribusi
frekuensi dan uji statistik wilcoxon dengan tingkat kemaknaan ρ< α=0,05.
Hasil penelitian kadar asam urat pre test dan post test pemberian air rebusan
daun salam didapakan nilai rata-rata kadar asam urat turun menjadi 6,5432. Kadar
asam urat tidak seluruhnya normal sesudah pemberian air rebusan daun salam
disebabkan karena faktor Usia dan kepatuhan diet sebelum pemberian air rebusan
daun salam.
Kesimpulan dalam penelitian ini membuktikan bahwa ada pengaruh pemberian
air rebusan daun salam terhadap penurunan kadar asam urat di wilayah kerja
Puskesmas Bajeng, sehingga terapi herbal menggunakan air rebusan daun salam
bisa dijadikan terapi alternatif untuk mengontrol kadar asam urat.
Daftar Pustaka: 38 (20