Abstract :
Faktor yang Mempengaruhi Stigma terhadap Kesehatan Mental pada Remaja di
Desa Gunung Silanu Kabupaten Jeneponto” dibimbing oleh Rahmawati Ramli dan
Nur Ilah Padhila, (4 tabel, 100 halaman, 11 lampiran)
Masa remaja merupakan tahap transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa,
yang ditandai oleh perubahan fisik dan psikologis serta tantangan dalam interaksi
sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi stigma terhadap gangguan mental pada remaja di Desa Gunung
Silanu, Kabupaten Jeneponto.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan teknik total
sampling, melibatkan 65 remaja berusia 10–19 tahun. Instrumen yang digunakan
adalah kuesioner ADKQ (Adolescent Depression Stigma Scale), dan data dianalisis
menggunakan uji chi-square.
Hasil menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki faktor individu yang
positif (87,7%), lingkungan keluarga yang mendukung (89,2%), dan lingkungan
sosial yang mendukung (90,8%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh
signifikan antara faktor individu (p = 0,003), lingkungan keluarga (p = 0,005), dan
lingkungan sosial (p = 0,007) terhadap stigma gangguan mental.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor individu, lingkungan
keluarga, dan lingkungan sosial berpengaruh terhadap stigma terhadap kesehatan
mental pada remaja. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk meningkatkan
pemahaman tentang kesehatan mental serta menghindari sikap diskriminatif
terhadap individu yang mengalaminya.