Abstract :
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan
oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Penyakit ini hampir menyebar diseluruh dunia bahkan dibeberapa daerah disuatu negara.
Demam Berdarah Dengue merupakan kategori penyakit endemis. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun beluntas (Pluchea indica linn)
dalam mematikan jentik Aedes aegypti.
Jenis penelitian ini adalah bersifat eksperimen semu dimana pada masing-masing
konsentrasi diberikan 20 ekor jentik nyamuk Aedes aegypti, dan begitupun pada kontrol
yang dihitung kematiannya setiap 1 jam selama 24 jam, dengan 3 kali
pengulangan/replikasi. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari 2025 di
Laboratorium Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.
Hasil penelitian dengan menggunakan bahan ekstrak daun beluntas dengan
konsentrasi 10% mampu mematikan jentik sebanyak 16 ekor (80%) setelah 5 jam.
Konsentrasi 20% mampu mematikan jentik sebanyak 16 ekor (80%) setelah 3 jam, dan
konsentrasi 30% mampu mematikan jentik sebanyak 17 ekor (85%) pada 1 jam
pemajanan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun beluntas (Pluchea indica linn)
mampu dalam mematikan jentik nyamuk Aedes aegypti. Adapun saran dari penelitian ini
diharapkan dapat menjadi suatu alternatif pengendalian vektor khususnya terhadap jentik
nyamuk Aedes aegypti, Daun beluntas dapat difungsikan sebagai larvasida alami karena
aman bagi lingkungan dan manusia.