Abstract :
Pencemaran lingkungan merupakan masalah global yang
disebabkan oleh aktivitas manusia maupun proses alamiah. Salah satu
bentuk pencemaran yang berdampak pada kualitas perairan adalah
pencemaran logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara
spasial dan memetakan tingkat pencemaran logam berat timbal (Pb) di Kanal
Pampang, Kota Makassar, pada tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan metode berbasis pemetaan dan
observasional deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan pada lima titik
dengan parameter yang diuji meliputi suhu, pH, Total Dissolved Solids (TDS),
Total Suspended Solids (TSS), dan konsentrasi timbal (Pb). Data yang
diperoleh dibandingkan dengan standar kualitas air berdasarkan Peraturan
Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan
Pengendalian Pencemaran Air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air di semua titik tidak
memenuhi standar, sementara pH hanya memenuhi syarat di satu titik.
Parameter TDS juga tidak memenuhi syarat, sedangkan TSS seluruhnya
berada dalam batas yang diperbolehkan. Untuk kandungan timbal (Pb),
semua sampel masih dalam batas aman sesuai dengan regulasi yang
berlaku.
Kesimpulannya, Kanal Pampang mengalami pencemaran pada
beberapa parameter kualitas air, terutama suhu dan TDS, yang tidak sesuai
dengan standar baku mutu. Meskipun kadar timbal (Pb) masih berada dalam
batas aman, pencemaran yang terjadi dapat berdampak pada ekosistem
perairan dan kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan langkah-langkah
pengelolaan yang lebih baik untuk menjaga kualitas air di wilayah tersebut..