DETAIL DOCUMENT
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TENAGA PERAWAT DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Ramadhani, Syafhira
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2026-02-13 01:35:05 
Abstract :
Kualitas kehidupan kerja merupakan suatu gagasan yang luas dan mencakup berbagai dimensi, yang berkaitan dengan aspek-aspek penting yang memengaruhi kesejahteraan, kepuasan, serta kinerja karyawan di lingkungan kerja. Saat ini, kualitas kehidupan kerja menjadi perhatian utama dalam institusi pelayanan kesehatan karena memiliki dampak yang signifikan terhadap perawat maupun mutu layanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas kehidupan kerja perawat di RSUD Labuang Baji, Kota Makassar. Penelitian ini berlokasi di RSUD Labuang Baji Kota Makassar yang dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2025. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik yang bersifat observasional, menggunakan rancangan potong lintang (cross sectional). Populasi dalam studi ini mencakup seluruh perawat yang berjumlah 287 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 167 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan uji Korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 95% dan nilai alpha sebesar 0,05. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kelelahan kerja dengan kualitas kehidupan kerja perawat (p=0,554). Sementara itu, terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dan kualitas kehidupan kerja perawat (p=0,000). Adapun untuk variabel lingkungan kerja, tidak ditemukan adanya hubungan yang bermakna dengan kualitas kehidupan kerja perawat (p=0,094). Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa kelelahan kerja dan lingkungan kerja tidak memiliki keterkaitan yang signifikan dengan kualitas kehidupan kerja perawat di RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Namun, ditemukan adanya hubungan antara stres kerja dan kualitas kehidupan kerja perawat di rumah sakit tersebut. Diharapkan para perawat perlu mengembangkan strategi untuk menghadapi stres kerja, seperti manajemen waktu yang baik, komunikasi yang efektif dengan rekan kerja, xiv serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mengikuti pelatihan tentang resiliensi dan kesehatan mental juga dapat membantu perawat dalam menghadapi tantangan di tempat kerja. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia