Abstract :
Hipertensi sebagai penyakit yang dapat memicu terjadinya penyakit
kardiovaskuler, penyakit stroke dan organ vital lain dan menjadi penyebab
kematian serta kecacatan di seluruh dunia. Faktor pemicu hipertensi salah
satunya adalah permasalahan psikologis seperti depresi, stress,
kecemasan dan kualitas tidur yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui signifikan hubungan antara physicological distress, Anxiety dan
kualitas tidur terhadap kejadian hipertensi.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional
dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study.
Pendekatan cross sectional untuk mengetahui apakah ada hubungan
Independen (Psychological distress, Anxiety dan kualitas tidur) dan
Dependen (Hipertensi). Populasi dalam penelitian ini adalah pada penderita
tekanan darah tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung yang
berjumlah 678 orang. Dalam penelitian sampel diambil dengan Teknik
Purposive Sampling dengan kurun waktu kurang lebih satu bulan dan
didapat jumlah sampel sebanyak 224 Responden. Dimana sampel yang
diambil adalah yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kriteria inklusi
merupakan syarat atau ketentuan yang ditentukan sebelum suatu penelitian
atau telah dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan bahwa ada hubungan
antara Psychological distress terhadap kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja
Puskesmas Tamamaung Kota Makassar dengan nilai p-value 0,033,
sedangkan hasil penelitian hubungan antara Anxiety (Kecemasan)
terhadap kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung
Kota Makassar tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan p-value
0,693 dan begitu juga dengan hasil penelitian hubungan antara Kualitas
Tidur terhadap kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas
Tamamaung Kota Makassar juga tidak memiliki hubungan yang signifikan
dengan p-value 0,510.