DETAIL DOCUMENT
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) BERBASIS KELUARGA TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH PUSKESMAS BARANA DESA SEPPONG KEC. BELOPA UTARA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
Hasrianto, Dika Pebrianty
Subject
RA Public aspects of medicine 
Datestamp
2026-02-13 01:35:39 
Abstract :
Diabetes Mellitus termasuk Penyakit Tidak Menular yang menjadi penyebab utama kematian global. Indonesia menempati peringkat kelima dunia dengan 19,47 juta pengidap DM (prevalensi 10,6%). pada tahun 2021. Diabetes Self Management Education (DSME) berbasis keluarga merupakan pendekatan edukasi yang terbukti efektif dalam memperbaiki kontrol gula darah dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Aducation (DSME) berbasis keluarga terhadap kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah Puskesmas Barana Seppong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment pre-test and post-test with control group design. Populasi penelitian adalah pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Barana, Belopa Utara. Sampel berjumlah 30 responden, dibagi menjadi 15 orang kelompok kontrol dan 15 orang kelompok intervensi. Diabetes Mellitus Tipe 2 ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan keluarga dan glucometer untuk mengukur kadar gula darah. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas shapiro-will dilanjutkan dengan uji wilcoxon menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) berbasis keluarga terhadap kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Barana, Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara. bahwa hasil dari pre dan post test untuk kelompok kontrol sebesar 0,001<0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya bahwa ada pengaruh pre dan post test kelompok kontrol. Hasil dari pre dan post test kelompok intervensi sebesar 0,001<0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh pre dan post test kelompok intervensi. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa DSME berbasis keluarga berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien DM Tipe 2. Penelitian ini menyarankan Puskesmas Barana untuk mengintegrasikan program DSME berbasis keluarga sebagai layanan rutin, xiii melibatkan anggota keluarga dalam proses edukasi dan perawatan pasien, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kadar gula darah dan pemahaman keluarga untuk memastikan keberlanjutan dampak intervensi. 

Institution Info

Universitas Muslim Indonesia