Abstract :
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang
berdampak serius terhadap morbiditas dan mortalitas. Upaya nonfarmakologis,
seperti terapi relaksasi, dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk
membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengetahui
pengaruh penerapan terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam terhadap
penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas
Macini Sawah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada satu
pasien hipertensi dengan riwayat tekanan darah tinggi. Intervensi dilakukan
selama 3 hari berturut-turut, masing-masing 1 kali per hari selama 15 menit.
Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian
menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 150/100 mmHg pada hari
pertama menjadi 150/95 mmHg, pada hari kedua 150/90 mmHg, dan 140/85
mmHg pada hari ketiga setelah intervensi 130/80 mmHg. Terapi relaksasi
genggam jari dan nafas dalam terbukti efektif membantu menurunkan tekanan
darah dengan mekanisme stimulasi saraf parasimpatis, menurunkan ketegangan
fisik maupun emosional, serta memberikan rasa rileks pada pasien. Kesimpulan
penelitian ini adalah terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam dapat dijadikan
salah satu intervensi nonfarmakologis sederhana yang bermanfaat dalam
manajemen hipertensi, serta diharapkan dapat diaplikasikan oleh tenaga kesehatan
dalam praktik keperawatan.
Hypertension is one of the major global health problems that
significantly contributes to morbidity and mortality. Non-pharmacological efforts,
such as relaxation therapy, can be used as a nursing intervention to help reduce
blood pressure. This study aimed to determine the effect of finger-hold relaxation
therapy combined with deep breathing on reducing blood pressure in hypertensive
patients at the Macini Sawah Health Center. The research method was a case
study involving one patient with a history of hypertension. The intervention was
carried out for three consecutive days, once a day for 15 minutes. Blood pressure
was measured before and after each intervention. The results showed a decrease
in blood pressure from 150/100 mmHg on the first day to 150/90 mmHg, 140/85
mmHg, and 130/80 mmHg on the third day after the intervention. Finger-hold
relaxation therapy with deep breathing was found to be effective in reducing
blood pressure through parasympathetic nerve stimulation, decreasing both
physical and emotional tension, and promoting relaxation. In conclusion this
therapy can serve as a simple non-pharmacological intervention for hypertension
management and is recommended for application in nursing practice.