Abstract :
Pneumonia termasuk salah satu infeksi saluran pernapasan bawah dengan
angka morbiditas dan mortalitas tinggi, terutama pada usia lanjut. Masalah
keperawatan yang sering muncul adalah gangguan bersihan jalan napas akibat
ketidakmampuan batuk efektif, sehingga sekret menumpuk dan memperberat sesak
napas. Kondisi ini membutuhkan intervensi keperawatan yang tepat untuk membantu
mengoptimalkan fungsi pernapasan pasien. Salah satu intervensi yang dapat diberikan
adalah latihan batuk efektif. Latihan ini bertujuan untuk membantu pengeluaran
sekret, meningkatkan ventilasi paru, dan memperbaiki oksigenasi. Metode yang
digunakan dalam karya tulis ilmiah ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses
keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, intervensi, implementasi, dan
evaluasi. Fokus intervensi adalah latihan batuk efektif pada pasien pneumonia di IGD
RS TK II Pelamonia Makassar.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan setelah dilakukan latihan batuk
efektif, ditandai dengan peningkatan kemampuan batuk, berkurangnya jumlah serta
kekentalan sputum dan penurunan sesak napas. Penerapan tehnik batuk efektif
memberikan pengaruh terhadap peningkatan terhadap peningkatan bersihan jalan
nafas klien dengan pneumonia sehinga menurunkan frekuensi pernafasan klien dalam
rentang normal.
Pneumonia is a lower respiratory tract infection with high morbidity and
mortality rates, especially in the elderly. A common nursing problem is impaired
airway clearance due to the inability to cough effectively, resulting in accumulation
of secretions and worsening shortness of breath. This condition requires appropriate
nursing interventions to help optimize the patient's respiratory function. One
intervention that can be provided is effective coughing exercises. These exercises aim
to help expel secretions, increase pulmonary ventilation, and improve oxygenation.
The method used in this scientific paper is a case study with a nursing process
approach that includes assessment, diagnosis, intervention, implementation, and
evaluation. The focus of the intervention is effective coughing exercises for
pneumonia patients in the Emergency Room of Pelamonia Class II Hospital,
Makassar.
Evaluation results showed improvements after effective coughing exercises,
marked by increased coughing ability, reduced sputum volume and viscosity, and
decreased shortness of breath. The application of effective coughing techniques
significantly improved airway clearance in clients with pneumonia, thereby reducing
their respiratory rate to within the normal range.