Abstract :
Hypertension is a chronic disease that can cause complications, including sleep
disorders. Sleep disorders in patients with hypertension can reduce quality of life and
increase the risk of cardiovascular complications. Slow stroke back massage
nonpharmacological therapy is one intervention that can be used to improve sleep
quality. This case report aims to describe the application of slow stroke back massage
on the sleep quality of patients with hypertension at the Pampang Community Health
Center. The method used was nursing care, which included assessment, data
analysis, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Hypertensive patients
experienced difficulty sleeping, frequent nighttime awakenings, headaches, and
tension in the neck and back. The intervention, which consisted of sleep support and
pain management with slow stroke back massage, was carried out for three days with
a duration of 10–15 minutes per session. The evaluation results showed a decrease
in sleep difficulties, a reduction in the frequency of waking up at night, a decrease in
pain intensity, and an increase in patient sleep satisfaction. The conclusion of this
report is that slow stroke back massage is effective as a non-pharmacological therapy
to improve sleep quality in hypertensive patients.
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat menimbulkan
komplikasi, termasuk gangguan tidur. Gangguan tidur pada penderita hipertensi dapat
berdampak pada penurunan kualitas hidup serta peningkatan risiko komplikasi
kardiovaskular. Terapi nonfarmakologis slow stroke back massage merupakan salah
satu intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur. Laporan
kasus ini bertujuan memaparkan penerapan slow stroke back massage terhadap
kualitas tidur pasien hipertensi di Puskesmas Pampang. Metode yang digunakan
adalah asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, analisis data, penetapan
diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pasien hipertensi mengalami
kesulitan tidur, sering terbangun malam, nyeri kepala, dan tegang pada leher serta
punggung. Intervensi berupa dukungan tidur dan manajemen nyeri dengan slow
stroke back massage dilakukan selama tiga hari dengan durasi 10–15 menit setiap
sesi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan keluhan sulit tidur, berkurangnya
frekuensi terbangun malam, penurunan intensitas nyeri, serta peningkatan kepuasan
tidur pasien. Kesimpulan dari laporan ini adalah slow stroke back massage efektif
sebagai terapi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien
hipertensi.