Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
NURFADHILLAH, NURFADHILLAH
Subject
RT Nursing
Datestamp
2026-02-13 01:39:54
Abstract :
Fraktur didefinisikan sebagai gangguan atau hilangnya
kontinuitas tulang yang disebabkan oleh gaya eksternal yang melebihi
kemampuan tulang untuk menyerapnya. Fraktur dapat terjadi akibat
benturan langsung, gaya remuk, gerakan memutar tiba-tiba, atau bahkan
kontraksi otot yang ekstrem. Fraktur umumnya menyebabkan nyeri, yang
bervariasi pada setiap individu dan dapat memengaruhi pikiran, aktivitas
sehari-hari, dan kualitas hidup secara keseluruhan..
Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Teknik
Relaksasi Benson dalam mengelola nyeri pada pasien dengan fraktur
radius dekstra pra operasi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang melibatkan
pasien dengan fraktur radius dekstra pra operasi. Intervensi dilakukan
dengan menerapkan Teknik Relaksasi Benson, di mana pasien dipandu
untuk posisi yang nyaman kemudian bernapas perlahan, dan berulang kali
melafalkan kata, frasa, atau doa sesuai dengan sistem kepercayaan
mereka selama 20–30 menit.
Hasil: Pengkajian awal pukul 08.00 menunjukkan pasien mengalami nyeri
dengan intensitas 7/10, ditandai dengan wajah meringis, gelisah, dan sering
memegangi lokasi fraktur. Setelah intervensi Relaksasi Benson, evaluasi
pukul 09.00 menunjukkan penurunan intensitas nyeri menjadi 6/10, dan
pasien tampak lebih tenang, lebih rileks, dan lebih jarang meringis.
Kesimpulan: Penerapan Teknik Relaksasi Benson terbukti efektif dalam
mengurangi intensitas nyeri pada pasien pra operasi dengan fraktur radius
dextra. Sebelum intervensi, pasien melaporkan skor nyeri 7, sedangkan
setelah intervensi skor menurun menjadi 6. Oleh karena itu, Teknik
Relaksasi Benson dapat dianggap sebagai intervensi nonfarmakologis yang
bermanfaat dalam penatalaksanaan nyeri pada pasien fraktur.
A fracture is defined as a disruption or loss of bone continuity
caused by external forces that exceed the bone’s ability to absorb them.
Fractures may result from direct impact, crushing forces, sudden twisting
movements, or even extreme muscle contractions. Fractures commonly
cause pain, which varies among individuals and can affect thoughts, daily
activities, and overall quality of life. Effective pain management is therefore
crucial, and one of the non-pharmacological interventions that can be
applied is the Benson Relaxation Technique.
Objective :This case study aimed to describe the application of the Benson
Relaxation Technique in managing pain among patients with preoperative
radius dextra fracture.
Method :This study used a case study design involving a patient with
preoperative radius dextra fracture. The intervention was conducted by
applying the Benson Relaxation Technique, in which the patient was guided
to sit in a comfortable position, breathe slowly, and repeatedly recite words,
phrases, or prayers according to their belief system for 20–30 minutes.
Result : The initial assessment at 08:00 revealed that the patient
experienced pain with an intensity of 7/10, characterized by facial grimacing,
restlessness, and frequently holding the fracture site. After the Benson
Relaxation intervention, evaluation at 09:00 showed a reduction in pain
intensity to 6/10, and the patient appeared calmer, more relaxed, and less
grimacing.
Conclusion : The application of the Benson Relaxation Technique proved
effective in reducing pain intensity in a preoperative patient with a radius
dextra fracture. Before the intervention, the patient reported a pain score of
7, while after the intervention the score decreased to 6. Therefore, the
Benson Relaxation Technique can be considered a beneficial non-
pharmacological intervention in the management of pain among fracture
patients.