Abstract :
Vertigo merupakan salah satu gangguan sistem vestibular yang ditandai dengan sensasi
pusing berputar, nyeri kepala, mual, muntah, bahkan gangguan keseimbangan yang dapat
menurunkan kualitas hidup pasien serta meningkatkan risiko jatuh. Salah satu penanganan
vertigo adalah teknik brandt daroff yang dapat mengurangi nyeri dan gejala pusing yang bisa di
implementasikan melalui latihan sederhana dalam menurunkan nyeri. Karya tulis ilmiah di susun
untuk untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik brandt daroff terhadap penurunan nyeri
pasien vertigo di ruangan IGD RS Tk II Pelamonia Makassar. Metode yang digunakan adalah
studi kasus dengan pendekatan observasi, wawancara, dan penerapan asuhan keperawatan
pada pasien Ny. N usia 47 tahun dengan diagnosis medis vertigo. Skala nyeri diukur
menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi brandt daroff.
Hasil karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa sebelum intervensi pasien mengeluh nyeri kepala
dengan skala 7 disertai pusing berputar, lemah, serta ketergantungan pada keluarga untuk
aktivitas. Setelah dilakukan latihan teknik brandt daroff sebanyak 3 kali dalam setiap sesi latihan
selama 5 menit mampu menurunkan skala nyeri 4. keluhan pusing berkurang, dan pasien
melaporkan peningkatan kenyamanan. karya tulis ilmiah ini dapat disimpulkan bahwa penerapan
teknik brandt daroff efektif menurunkan intensitas nyeri dan gejala vertigo pada pasien, sehingga
dapat dijadikan sebagai acuan implemetasi dalam penatalaksanaan vertigo di ruangan IGD.
Vertigo is one of the vestibular system disorders characterized by a spinning sensation,
headache, nausea, vomiting, and balance disturbances that can reduce patients’ quality of life
and increase the risk of falls. One of the management strategies for vertigo is the Brandt-Daroff
technique, which can reduce pain and dizziness through simple exercises. This scientific paper
was prepared to determine the effect of implementing the Brandt-Daroff technique on reducing
pain in vertigo patients in the Emergency Room of Tk II Pelamonia Hospital, Makassar. The
method used was a case study with an observational approach, interviews, and the application of
nursing care to Mrs. N, a 47-year-old patient with a medical diagnosis of vertigo. Pain intensity
was measured using the Numerical Rating Scale (NRS) before and after the Brandt-Daroff
intervention. The results showed that before the intervention, the patient complained of headache
with a pain scale of 7 accompanied by spinning dizziness, weakness, and dependence on family
members for daily activities. After performing the Brandt-Daroff exercises three times in each
session for five minutes, the pain scale decreased to 4, dizziness complaints were reduced, and
the patient reported improved comfort. It can be concluded that the application of the Brandt-
Daroff technique is effective in reducing pain intensity and vertigo symptoms in patients, and thus
can serve as a reference for implementation in the management of vertigo in the emergency
room.