Abstract :
Asma bronkial merupakan penyakit pernapasan kronis yang
ditandai dengan kondisi penyempitan saluran nafas akibat hiperaktif atau
peradangan. Penanganan asma nonfarmakologis dapat melalui Pursed Lip
Breathing. Studi kasus ini untuk melihat penerapan Pursed Lip Breathing terhadap
penyakit saturasi oksigen.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Penerapan Teknik Pursed Lip Brething
Dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Pasien Dengan Asma Bronkial Di
Ruang IGD RSUP Tajuddin Chalid Makassar.
Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus pada 1 pasien asma dan
teknik pursed lip breathing selama 40-50 menit. Penilaian saturasi oksigen
menggunakan oksimeter.
Hasil penerapan : Implementasi dilakukan selama kurang lebih 40-50 menit.
Evaluasi didapatkan keluhan sesak berkurang setelah dilakukan teknik pursed lip
breathing daari RR : 35x/menit menjadi 30x/menit dan Spo2 : 95% menjadi 99%.
Kesimpulan : penerapan teknik pursed lip breathing mampu menurunkan sesak
nafas dan menaikkan saturasi oksigen pada pasien asma ditandai dengan
adanya perbaikan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen. Diharapkan
dapat menjadi sumber informasi bagi pelayanan kesehatan dan menerapkan
evidenbase terapi pursed lip breathing untuk mengatasi sesak nafas dan
kenaikan saturasi khususnya pada pasien asma.
Bronchial asthma is a chronic respiratory disease characterized
by airway narrowing due to hyperactivity or inflammation. Non-pharmacological
asthma management can be achieved through Pursed Lip Breathing. This case
study examines the application of Pursed Lip Breathing to oxygen saturation.
Research Objective : To determine the application of the Pursed Lip Breathing
Technique to increase oxygen saturation in patients with bronchial asthma in the
ER of Tajuddin Chalid General Hospital, Makassar.
Methods : This study used a case study of one asthma patient and the pursed lip
breathing technique for 40-50 minutes. Oxygen saturation was assessed using
an oximeter.
Implementation Results : Implementation was carried out for approximately 40-
50 minutes. Evaluation revealed a reduction in shortness of breath after the
pursed lip breathing technique, from RR: 35x/minute to 30x/minute and Spo2:
95% to 99%.
Conclusion : The application of the pursed lip breathing technique can reduce
shortness of breath and increase oxygen saturation in asthma patients, indicated
by improvements in respiratory rate and oxygen saturation. This study is
expected to serve as a source of information for healthcare providers and to
implement evidence-based pursed lip breathing therapy to address shortness of
breath and increased oxygen saturation, especially in asthma patients.