Institusion
Universitas Muslim Indonesia
Author
SALSABILA PATUTI, NUR ADHA
Subject
RT Nursing
Datestamp
2026-02-13 01:42:14
Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan angka kepatuhan
minum obat yang masih rendah. Banyak pasien hanya mengonsumsi obat saat
muncul gejala, sehingga risiko komplikasi tetap tinggi. Edukasi kesehatan
berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku pasien terkait
terapi hipertensi. Tujuan: Mengetahui efektivitas program edukasi dalam
meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian
ini menggunakan desain pra eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest
design. dengan metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan
wawancara. Hasil: Sebelum edukasi, pasien hanya minum obat ketika bergejala
dengan tekanan darah 165/95 mmHg. Setelah edukasi, pasien menunjukkan
peningkatan pengetahuan, mulai menggunakan alarm sebagai pengingat, dan
lebih patuh dalam konsumsi obat. Tekanan darah menurun menjadi 150/90
mmHg. Kesimpulan: Program edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan
pengetahuan dan kepatuhan pasien hipertensi terhadap pengobatan. Edukasi
yang dilakukan secara berkesinambungan, sederhana, serta melibatkan keluarga
berperan penting dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan
komplikasi jangka panjang.
Hypertension is a chronic disease with a low rate of medication
adherence. Many patients only take medication when symptoms occur, which
increases the risk of complications. Health education plays an important role in
improving patients’ understanding and behavior related to hypertension therapy.
Objective: To determine the effectiveness of an education program in improving
medication adherence among hypertension patients. Methods: This study
employed a pre-experimental design with a pretest-posttest approach. Data were
collected through observation sheets and interviews. Results: Before receiving
education, the patient only took medication when experiencing symptoms, with a
blood pressure of 165/95 mmHg. After the educational intervention, the patient
demonstrated improved knowledge, started using a phone alarm as a reminder,
and showed better medication adherence. Blood pressure decreased to 150/90
mmHg. Conclusion: The education program was proven effective in improving
patients’ knowledge and adherence to antihypertensive medication. Continuous
education that is simple, easy to understand, and involves family support plays a
crucial role in controlling blood pressure and preventing long-term complications.