Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
ADI NIA TISKA, DWI LESTARI
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2020-12-16 07:13:27
Abstract :
ABSTRAK
Adi Nia Tiska Dwi Lestari. 2020. Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang
Swamedikasi Diare Di Dusun Delik Desa Tlogorejo Kecamatan
Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. Karya Tulis Ilmiah Program Studi D3
Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan.
(1) apt. Devi Ristian Octavia, S.Farm., M.Si. (2) apt. Arief Alfiyan
Rahman, S.Farm.
Diare sampai saat ini masih merupakan penyebab utama kematian di
dunia. Menurut WHO setiap tahunnya terdapat 1,7 milyar kasus diare dengan
angka kematian 525.000 tiap tahunnya. Pada diare masih sering dilakukan
pengobatan sendiri dirumah. Swamedikasi diare adalah kegiatan atau tindakan
mengobati buang air besar (BAB) encer dengan frekuensi tiga kali sehari atau
lebih dengan melakukan pengobatan sendiri tanpa resep dokter. Berdasarkan
survey yang dilakukan 60% masyarakat masih salah dalam pemilihan obat yang
tepat untuk swamedikasi diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi diare di Dusun Delik
Desa Tlogorejo.
Desain penelitian adalah deskriptif, dengan populasi yaitu seluruh
masyarakat yang berusia 17-55 tahun di Dusun Delik sebanyak 252 orang.
Didapatkan sampel sebagian masyarakat dusun Delik yang berusia 17-55 tahun
sebanyak 155 orang. Penelitian ini menggunakan teknik Simple Random
Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup.
Analisa data yang digunakan adalah editing, coding, scoring, dan tabulating.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat di Dusun Delik
sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup tentang swamedikasi diare, yaitu
sebanyak 90 orang (58.1%). Dan sebagian kecil berpengetahuan kurang atau
sebanyak 14 orang (9%).
Pengetahuan dikategorikan cukup, tapi masih belum mampu
mengaplikasikan pada kegiatan sehari-hari. Jadi petugas kesehatan terutama
tenaga teknis kefarmasian perlu memberikan dan menyediakan informasi
sebanyak-banyaknya tentang swamedikasi diare. Dan sangat diperlukan
pemberian penyuluhan tentang obat bebas kepada masyarakat.
Kata Kunci : pengetahuan, swamedikasi diare