Abstract :
ABSTRAK
Pemberian Informasi Obat (PIO) adalah untuk mendukung penggunaan obat yang
benar dan rasional, monitoring penggunaan obat untuk mengetahui tujuan akhir
serta kemungkinan terjadinya kesalahan pengobatan (medication error). Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian informasi obat antibiotik
amoxicillin yang meliputi indikasi, aturan pakai, lama penggunaan, efek samping,
dan penyimpanan di Puskesmas Modo Lamongan. Desain penelitian ini bersifat
deskriptif, menggunakan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak
50 responden. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar
observasi. Peneliti langsung melakukan pengamatan pada saat pelayanan
informasi obat yang dilakukan oleh Apoteker di Instalasi Farmasi Puskesmas
Modo. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Modo
Lamongan, dapat diketahui bahwa pemberian informasi obat seluruhnya 50 pasien
(100%) tidak diberikan informasi secara lengkap. Dengan menggunakan kriteria
ketepatan pemberian informasi indikasi seluruhnya (100%), aturan pakai
seluruhnya (100%), lama penggunaan seluruhnya (100%), efek samping sebagian
kecil (6%), dan penyimpanan tidak satupun (0%). Kesimpulan penelitian ini
adalah pemberian informasi obat antibiotik amoxicillin seluruhnya (100%) tidak
diberikan secara lengkap oleh Apoteker kepada pasien saat pelayanan obat di
Puskesmas Modo Lamongan. Melihat hasil penelitian ini maka dapat digunakan
sebagai bahan masukan untuk meningkatkan prosedur pemberian informasi obat
secara tepat dan lengkap yang dilakukan oleh Apoteker pada saat pelayanan
kefarmasian kepada pasien.
Kata kunci : Pemberian Informasi, Antibiotik, Amoxicillin Indikasi, Aturan
Pakai, Lama Penggunaan, Efek Samping, Penyimpanan.