Abstract :
ABSTRAK
Antasida merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan lambung.
Kebanyakan masyarakat menggunakan obat antasida langsung ditelan tanpa di
kunyah saat sebelum dan sesudah makan sehingga terjadi kesalahan dalam teknik
dan saat mengkonsumsi antasida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
pengetahuan pasien terhadap penggunaan antasida di Puskesmas Modo Kabupaten
Lamongan. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengambilan
sampel menggunakan non probability sampling dengan populasi seluruh pasien
bulan Mei 2020 di Puskesmas Modo Kabupaten Lamongan. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner tertutup dan pengolahan data menggunakan sistem
editing, coding, scoring, tabulating yang disajikan dalam bentuk tabel. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dari 56 responden hampir setengahnya masih
berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 26 responden (46,4%) dan sebagian kecil
berpengetahuan baik yaitu sebanyak 7 responden (12,5%). Pengetahuan
penggunaan antasida yang kurang dipengaruhi oleh faktor usia responden dengan
usia 26-35 Tahun (28,6%), berpendidikan SMA (50%) dan perkerjaan sebagai
Buruh Tani (46,4%). Pengetahuan tergolong kurang dimungkinkan karena
keyakinan dan kebiasaan yang tidak tepat yang telah terjadi dalam masyarakat
secara turun menurun .Maka dari itu perlu dilakukan penyuluhan ataupun edukasi
oleh petugas kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai
penggunaan antasida secara tepat dan benar.
Kata Kunci : Pengetahuan, Antasida, Penggunaan obat