Abstract :
ABSTRAK
Wahyuniati.2020.Hubungan Pemberian Konseling Oleh Apoteker Terhadap
Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas
Karangbinangun Lamongan. Karya Tulis Ilmiah Program Studi D3
Farmasi Fakulitas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah
Lamongan. (1) Primanitha Ria Utami, S. Farm.,M.Farm.,Apt. (2) Suci
Wulansari, S.Farm.,Apt.
Konseling adalah suatu proses yang dilakukan Apoteker kepada pasien untuk
mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengobatan
pasien. Diabetes mellitus didefinisikan sebagai penyakit gangguan metabolik yang
disebabkan karena pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin atau tubuh
tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimental. Metode
sampling yang digunakan adalah Simple nonprobability sampling yakni
consecutive sampling. Sampel yang diambil adalah pasien DM Tipe 2 yang
datang mengambil obat ke Puskesmas Karangbiangun
yang memenuhi kriteria inklusi. Data penelitian ini diambil dengan mengunakan
kuesioner. Peneliti memberikan kuesioner sebelum dan setelah pasien DM
mendapat konseling.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh pemberian konseling
oleh apoteker terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes mellitus tipe 2 di
Puskesmas Karangbinangun Lamongan.
Melihat hasil penelitian ini maka dapat digunakan sebagai bahan masukan untuk
meningkatkan pemberian konseling di puskesmas.
Kata kunci : Hubungan Pemberian Konseling Dengan Tingkat Pengetahuan
Pasien DM