Abstract :
ABSTRAK
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS LESI PLEXUS
BRACHIALIS SINITRA DENGAN MODALITAS ELECTRICAL
STIMULATION DAN TERAPI LATIHAN DI RSUD
NGIMBANG LAMONGAN
Latar Belakang : Lesi Plexus Brachialis merupakan cidera atau trauma yang terjadi pada Plexus Brachialis dikarenakan hantaman, tertembak atau tertusuk, dan tarikan yang kuat secara tiba-tiba pada lengan atau leher, sehingga menyebabkan terputus, terjepitnya saraf atau bahkan avulsi akar saraf pada Plexus Brachialis. Pada Kasus Lesi Plexus Brachialis lengan yang cedera akan mengalami npenurunan kekuatan otot dan penurunan sensasi, sehingga aktifitas fungsional pada lengan mengalami penurunan.
Tujuan : untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam meningkatkan kekuatan otot dan lingkup gerak sendi pada kasus Lesi Plexus Brachialis dengan modalitas Electrical Stimulation dan terapi latihan.
Hasil : Setelah dilakukan terapi selama 6 kali didapat penilitian kekuatan otot pada Fleksor Sholder TI:0, T6 : 1, Abduktor Sholder T1 : 0, T6 : 1, Fleksor Elbow T1 : 0, masih terapi T6 : 0, Palmar fleksor wris T1 : 1, menjadi T6 : 2, Ekstensor jari-jari T1 : 1, menjadi T6 : 2.
Kesimpulan : Electrical Stimulation dapat meningkatkan kekuatan otot lengan kiri pada kondisi Lesi Plexus Brachialis, tetapi belum ada kekuatan otot penggerak sholder kiri dan belum ada peningkatan lingkup gerak sendi pada sholder kiri, adanya peningkatan aktifitas fungsional sehari-hari.
Kata kunci : Lesi Plexus Brachialis, Electrical Stimulation, Terapi Latihan