Abstract :
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS HEMIPARASE
DEXTRA POST STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MODALITAS
ELECTRICAL STIMULATION DAN TERAPI LATIHAN
DI RSUD NGIMBANG LAMONGAN
Abstrak
Stroke atau Cerebro Vascular Accident (CVA) merupakan gangguan neurologik
mendadak yang terjadi akibat pembatasan atau terhentinya aliran darah melalui
sistem suplai arteri otak. Stroke atau yang dikenal juga dengan istilah Gangguan
Peredaran Darah ke Otak (GPDO). Stroke merupakan penyebab cacat nomer satu
dan penyebab kematian nomor 2 di dunia. Penyakit ini telah menjadi masalah
kesehatan yang mendunia dan semakin penting, dengan dua pertiga stroke terjadi
di negara-negara yang sedang berkembang.
Tujuan : Untuk mengetahui manfaat Stimulasi Elektris dan Terapi Latihan dalam
meningkatkan fungsi motorik dan meningkatkan kekuatan otot pada penderita
Hemiparese Dextra Post Stroke Non Hemoragik.
Metode : Setelah dilakukan 6 kali terapi didapatkan hasil nilai otot dengan
Manual Muscle Testing (MMT) M Adductor shoulder T0 = (1) menjadi T6 = (2),
M Abductor shoulder T0 = (1) menjadi T6 = (2), M Supinator T0 = (1) menjadi
T6 = (2), M Pronator T0 = (1) menjadi T6 = (2). Hasil pengukuran Aktifitas
Fungsional dengan Indeks Bartel Kebersihan diri, mencuci muka, menyisir,
mencukur, menggosok gigi T0 = (7) hasil keseluruhan T0 = (87) menjadi T6 =
(92) .
Kesimpulan: Stimulasi Elektris dan Terapi Latihan dapat menambah kekuatan
otot dan aktifitas fungsional pasien.
Kata Kunci : Stroke, Stimulasi Elektris dan Terapi Latihan