DETAIL DOCUMENT
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PADA KONDISI POST PELEPASAN OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR OLECRANON SINISTRA DENGAN MENGGUNAKAN MODALITAS ULTRASOUND (US), SHORT WAVE DIATHERMY (SWD), DAN MYOFASCIAL RELEASE TECHN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
LADY, PERMATASARI
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2021-03-30 06:08:28 
Abstract :
ABSTRAK Latar Belakang : Permasalahan yang sering dialami oleh pasien pasca bedah Open Reduction Interna Fixation (ORIF) yaitu adanya nyeri, penurunan Lingkup Gerak Lingkup Sendi (LGS) dan penurunan kekuatan otot. Pada kondisi tersebut dapat ditanggulangi dengan modalitas fisioterapi. Fisioterapi dalam kondisi ini dapat mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan Lingkup Gerak Sendi (LGS), meningkatkan kekuatan otot dengan menggunakan modalitas Ultrasound (US), Short Vave Diathermy (SWD), dan Myofascial Release Technique (MRT) Tujuan : Untuk menganalisis manfaat pemberian modalitas Ultrasound (US) , Short Vave Diathermy (SWD), dan Myofascial Release Technique (MRT) dalam mengurangi nyeri, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS) dan mengkatkan kekuatan otot pada pasien post pelepasan Open Reduction Interna Fixation (ORIF) fraktur Olecranon Technique (MRT). Metode : Setelah dilakukan 6 kali terapi, diperoleh hasil pengukuran Lingkup Gerak Sendi (LGS) regio shoulder sebagai berikut : (a) T0 R : 0 40á´¼ - 10á´¼ - 30á´¼ menjadi T6 R : 45á´¼ - 0á´¼ - 40á´¼. Regio elbow sebagai berikut : (a) T0 30á´¼ - 0á´¼ -60á´¼, menjadi T6 F : 25á´¼ - 0á´¼ - 65á´¼, (b) T0 R : 65á´¼ - 0á´¼ - 70á´¼, pengukuran nilai otot Regio Shoulder sebagai berikut : (a) T0 endorotasi 3 menjadi T6 endorotasi 4, (b) T0 eksorotasi 3 menjadi T6 eksorotasi4. Pengukuran nilai otot regio elbow sebagai berikut : (a) T0 R : fleksi 3 menjadi T6 fleksi 4, (b) T0 ekstensi 3 menjadi ekstensi T6 4, (c) T0 supinasi 3 menjadi T6 supinasi 4. Pengukuran nyeri gerak region shoulder sebagai berikut : (a) T0 endorotasi 5 menjadi T6 endorotasi 4, (b) T0 endorotasi 5 menjadi T6 endorotasi 5. Pengukuran nilai otot region elbow sebagai berikut : (a) T0 fleksi 5 menjadi T6 fleksi 4, (b) T0 ekstensi 5 menjadi ekstensi T6 4, (c) T0 pronasi 5 menjadi T6 pronasi 3, (c) T0 supinasi 3. Kesimpulan : Pemberian modalitas Ultrasound (US), Short Wave Diathermy (SWD), dan Fascial Release Technique (MRT) dapat mengurangi nyeri, meningkatkan Lingkup Gerak Sendi (LGS), dan meningkatkan kekuatan otot pada pasien post pelepasan Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Fraktur Olecranon Sinistra. Kata Kunci : Open Reduction Internal Fixation (ORIF), Fraktur Olecranon Ultrasound (US), Short Wave Disthermy (SWD), dan Myfascial Release Technique (MRT). 

File :
LADY.pdf
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Lamongan