Abstract :
ABSTRAK
Novita Anggraeni. 2021. Evaluasi Pelayanan Informasi Obat Pada Pasien
Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Puskesmas Kanor Kabupaten
Bojonegoro. Karya Tulis Ilmiah Program Studi D3 Farmasi Universitas
Muhammadiyah Lamongan. Pembimbing (1) apt. Riana Prastiwi
Handayani, M.Farm, (2) apt. Irma Susanti, M.Farm
Pelayanan informasi obat merupakan pelayanan yang diberikan oleh farmasis
kepada pasien dalam bentuk pelayanan informasi yang berkaitan dengan
penggunaan obat secara tepat, aman dan rasional. Pelayanan informasi obat yang
tidak lengkap dapat menimbulkan suatu kejadiaan seperti obat yang merugikan
(adverse drug events), kesalahan pengobatan (medication errors) dan reaksi obat
yang merugikan (adverse drug reaction) sehingga dapat menimbulkan kecacatan
dan kematian. Penyebab terjadinya kesalahan dalam pengobatan tersebut dapat
disebabkan karena kurangnya informasi tentang obat. Untuk mengurangi
terjadinya kesalahan dalam pengobatan, diperlukan adanya evaluasi pelayanan
informasi obat yang bermutu bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana pelayanan informasi obat pasien rawat jalan di Instalasi
Farmasi Puskesmas Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Penelitian ini bersifat non eksperimental yang bersifat deskriptif, dengan
pengambilan data secara purposive sampling. Data diambil dengan mencatat
secara sistematis menggunakan lembar check list yang berisi komponen informasi
obat.
Hasil penelitian ini didapatkan dari pemberian informasi obat yang telah
disampaikan kepada 100 pasien, menunjukkan hasil bahwa informasi obat yang
disampaikan dengan persentase 100% adalah nama obat, sediaan obat, cara pakai
obat, indikasi obat dan penyimpanan obat. Informasi obat disampaikan kurang
dari 100% adalah dosis obat (75%), kontraindikasi (2%), efek samping obat
(95%), stabilitas dan interaksi obat (0%). Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan
informasi obat kepada pasien rawat jalan di instalasi farmasi Puskesmas Kanor
Kabupaten Bojonegoro secara umum belum diberikan secara lengkap. Pemberian
informasi obat diberikan secara lengkap kepada pasien dapat dilakukan dengan
cara penambahan jumlah sumber daya manusia atau tenaga kefarmasian di
puskesmas dan membuat ketentuan waktu pelayanan kepada masing-masing
pasien agar semua informasi terkait obat dapat disampaikan secara lengkap.
Kata Kunci : Pelayanan Informasi Obat, Rawat Jalan, Puskesmas