Abstract :
ABSTRAK
Diabetes Melitus (DM) merupakan strategi dan penganganan untuk mengurangi
berbagai resiko terkait peningkatan kadar glikemik. Gejala diabetes melitus
dibedakan menjadi 2 yaitu akut dan kronik. Gejala akut diabetes melitus yaitu :
poliphagia, polidipsia, poliuria, nafsu makan yang bertambah namun berat badan
turun dengan cepat (5-10 kg dalam waktu 2-4 minggu), dan mudah lelah. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang gambaran penggunaan obat
diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mentaras Kecamatan Dukun Kabupaten
Gresik.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan sampel
menggunakan teknik Purposive Sampling. Populasi pada penelitian ini sebanyak
294 pasien dan didapatkan sampel yang disesuaikan dengan kriteria inklusi
sebanyak 120 pasien, dengan pengambilan data melalui data rekam medik pasien
diabetes melitus tipe 2 pada bulan Januari – Desember 2020. Analisa data
mencakup Editing dan Tabulating.
Dari hasil penelitian yang diperoleh menurut karakteristik berdasarkan jenis
kelamin terbanyak 71 pasien perempuan (59,2%) dan karakteristik umur terbanyak
berusia 46-55 tahun sebanyak 50 pasien (41,7%). Untuk penggunaan obat diabtes
melitus tipe 2 paling banyak adalah menggunakan jenis terapi kombinasi 71 pasien
(59,2%), golongan obat sulfonulirea dengan biguanid 71 pasien (59,2%), untuk
nama dan kekuatan sediaan yaitu glimipirid 2 mg dengan metformin 500 mg 61
pasien (85,9%). Dengan aturan pakai terbanyak yaitu Glimipirid 1x1 sehari yaitu
97 obat (48,9%) dan Aturan minum Glimipirid sebelum makan yaitu 97 obat
(48,9%).
Penggunaan obat diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Mentaras Dukun Kabupaten
Gresik diharapkan bagi pasien untuk lebih teliti dalam mengkonsumsi obat
antidiabetik agar sesuai dengan kebutuhan pasien masing-masing.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, OAD, Penggunaan obat