Abstract :
ABSTRAK
Menyusui merupakan sesuatu yang alami, yang akan terjadi dengan sendirinya
pada tiap ibu melahirkan. Akan tetapi kenyataannya tidak demikian, beberapa ibu
mengalami masalah dalam menyusui terutama terjadi bendungan ASI.
Berdasarkan survey awal yang dilakukan di POSKESDES Turi pada bulan
Oktober 2014 dari 10 orang ibu nifas fisiologis hari ke 3 didapatkan 6 ibu (60%)
diantaranya mengalami bendungan ASI. Masalah penelitian ini adalah masih
adanya ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengetahuan breast care dengan kejadian Bendungan ASI pada ibu
post partum pada hari ke-3.
Desain penelitian menggunakan analitik korelasional. Populasinya seluruh ibu
nifas di Poskesdes Turi pada bulan Mei-Juni 2015 sebesar 30 ibu nifas dengan
teknik simple random sampling. Sampelnya sebesar 28 ibu nifas. Alat penelitian
menggunakan kuesioner dan lembar observasi kemudian dikumpulkan diubah
menjadi angka (editing dan coding) tabulasi data dianalisis dengan menggunakan
uji koefisien congtingensi dengan tingkat significant α=0,005 (p<α).
Hasil penelitian diperoleh data bahwa jumlah ibu nifas yang mempunyai
pengetahuan breast care yang baik sebagian besar tidak mengalami bendungan
ASI yaitu 5 orang (71,4%). Sedangkan ibu yang memiliki pengetahuan breast
care yang cukup seluruhnya mengalami bendungan ASI yaitu 4 orang (100%).
hasil uji koefisien kongtingensi phi dengan C=0,576 menunjukkan taraf signifikan
p=0,001 berarti p=<0,05 sehingga H1 diterima yaitu terdapat hubungan
pengetahuan breast care dengan kejadian bendungan ASI pada ibu post partum
fisiologis.
Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan bidan memberikan informasi tentang
breast care dan mendemonstrasikan cara breast care untuk menambah
pengetahuan ibu nifas sehingga dapat mengurangi kejadian bendungan ASI pada
ibu nifas hari ke 3.
Kata kunci: pengetahuan breast care,bendungan asi