Institusion
Universitas Muhammadiyah Lamongan
Author
ISNAINI AGUSTIN, WIJAYANTI
Subject
D3 Fisioterapi
Datestamp
2022-01-17 08:01:28
Abstract :
ABSTRAK
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS BRONKITIS KRONIK
Latar Belakang : Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkial,
menyebabkan pembekakan yang berkelebihan dan produksi lender. Faktor yang
sering memicu masyarakat menderita penyakit tersebut adalah merokok. Bronkitis
kronis berkembang dari kondisi pandangan akut pada bronkus yang tidak
mendapatkan pengobatan yang baik. Bronkitis kronik disebabkan karena infeksi,
paparan radikal bebas. Penegakkan diagnosis penyakit bronkitis biasanya dari
hasil anamnesa, pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang di foto rontgen
akan ditemukan adanya bercak pada saluran napas. Gejala yang sering ditemukan
adalah batuk lebih dari 2 minggu disertai lender atau dahak. Jika terjadi infeksi
maka dahak tersebut berwarna keputihan atau encer, namun jika sudah terinfeksi
akan menjadi kuning, kehijauan, dan kental. Pada pemeriksaan fisik akan
terdengar bunyi ronky pada dada. Bronkitis kronis mengakibatkan adanya sesak
napas, adanya spasme, penurunan ekspansi sangkar thoraks, pada otot Pectoralis
mayor, dan otot sternocleidimastoid, adanya retensi sputum, penurunan ekspansi
sangkar thoraks.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi penatalaksanaan Fisioterapi pada kasus
Bronkitis kronik, mengetahui dan menerapkan intervensi fisioterapi yang dapat
digunakan pada kasus Bronkitis kronik menggunakan modalitas Nebulizer
Breathing Control, Active Cycle of Breathing Control, Pursed Lip Breathing , dan
Diaphragmatic Breathing.
Hasil : Setelah dilakukan terapi selama 6x didapat pengukuran nyeri sesak T0 : 4
menjadi T6 : 2, Penurunan nyeri spasma T0 : 5 menjadi T6 : 1, Pengukuran
ekspansi sangkar thoraks T0 : U : 2 cm M : 2 cm L : 1,5 menjadi T6 : 2 cm M :
2 cm L : 2,5 cm, pengukuran aktivitas fungsional T0 : 3 menjadi T6 : 2.
Kesimpulan : Nebulizer dapat menurunkan nyeri napas, Breathing Control,
Active Cycle of Breathing Control dapat mengeluarkan sputum, Pursed Lip
Breathing dapat meningkatkan ekspansi sangkar thoraks, Diaphragmatic
Breathing dapat mengurangi nyeri spasma pada Pectoralis mayor dan
Strwnocleidomastoid.
Kata Kunci : Bronkitid kronik, Skala Borg, Numeric Scale, Midline, mMRC,
Nebulizer, Breathing Cycle of Breathing Control, Pursed Lip Breathing Control,
Diaphragmatic Lip Breathing